Pulau di Kepulauan Seribu Jakarta - 9 Pulau Wisata Terindah Terbaik

Pulau di Kepulauan Seribu Jakarta - 9 Pulau Wisata Terindah Terbaik

Sudah menjadi rahasia umum, wisata pulau di Kepulauan Seribu Jakarta merupakan salah satu destinasi wisata bahari terbaik di Indonesia. Hampir semua obsesi liburan laut bisa wisatawan realisasikan di gugusan kepulauan di sisi utara Teluk Jakarta ini.

Selain keindahan bahari, Pulau Seribu juga menawarkan beragam olahraga air, snorkeling, diving, memancing, berenang, berkemah, wisata sejarah, hingga wisata pendidikan. Tidak hanya itu, aktivitas masyarakat baharinya pun memiliki daya tarik tersendiri.

Pulau di Kepulauan Seribu Jakarta
credit: instagram.com/ra.motomoto

Kepulauan Seribu sendiri merupakan kabupaten administrasi di Daerah Khusus Ibukota Jakarta. Terhitung sebelas pulau di Kepulauan Seribu Jakarta yang berpenghuni, sementara sebagian besar yang lainnya berfungsi sebagai pulau resor atau pulau wisata.

Lain halnya dengan pesisir pantai utara Jakarta yang kurang terawat, Pulau Seribu sangat bersih, identik dengan laut yang jernih serta lanskap yang menakjubkan. Bahkan, semakin jauh pulau wisata dari Teluk Jakarta, semakin bersih juga pantai dan lautnya.

Wisata Kepulauan Seribu adalah destinasi terbaik bagi traveller penyuka wisata bahari, Andakah salah satunya? Mendapat julukan Maldiven van Java, Pulau Seribu kaya akan pulau tropis menawan yang siap memanjakan liburan Anda. Berikut 9 di antaranya:

Pulau Tidung (Primadona Wisata Kepulauan Seribu)

Wisata Pulau Tidung Jakarta
credit: B10m, CC BY-NC-ND 2.0

Pulau Tidung merupakan destinasi di Pulau Seribu terfavorit dan terpopuler. Berlokasi di sisi barat Kepulauan Seribu, pulau ini mencakup dua pulau, yakni Tidung Besar dan Tidung Kecil. Kedua pulau terhubung oleh jembatan panjang yang populer dengan nama Jembatan Cinta.

Hanya Pulau Tidung Besar yang berpenghuni, sedangkan Tidung Kecil merupakan kawasan pengembangbiakan mangrove sehingga terlihat lebih asri dengan pantai indah berpasir putih. Sebagai salah satu pulau terbaik di Kepulauan Seribu, Pulau Tidung menawarkan banyak aktivitas.

Selain bersantai menikmati indahnya pemandangan yang tersaji, traveler juga bisa mencoba beragam wisata air seperti berenang dan snorkeling. Bisa juga susur pantai dengan kano atau kalau berani, lakukan loncat indah terjun ke laut dari atas jembatan setinggi 5-6 meter.

Pulau Harapan (Satu yang Tereksotis di Pulau Seribu)

Pulau Terindah di Pulau Seribu Jakarta
credit: khatulistiwa, CC BY-NC-SA 2.0

Menjadi bagian dari Taman Nasional Laut Kepulauan Seribu, Pulau Harapan merupakan salah satu pulau terbagus di Pulau Seribu. Pulau ini bisa menjadi destinasi wajib bagi mereka yang gemar snorkeling dan diving karena merupakan spot snorkeling paling eksotis di Pulau Seribu.

Pulau Harapan juga merupakan kelurahan yang membawahi sekitar 30 pulau lainnya. Berlokasi di Kepulauan Seribu Utara yang jauh dari Jakarta, Pulau Harapan sangatlah indah. Selain taman laut yang menjadi daya tariknya, pulau ini juga menawarkan suasana pesisir yang bersih dan asri.

Selebihnya, melalui pulau ini, wisatawan juga bisa island hopping atau menjelajah pulau lain di Pulau Seribu yang berdekatan dengan pulau ini. Misalnya, melebar ke Pulau Kelapa Dua untuk melihat penangkaran penyu atau ke Pulau Kotok yang merupakan tempat penangkaran burung elang.

Pulau Pari (Pulau dengan Jajaran Pantai Menawan)

Pulau Pari Jakarta
credit: Lucky Christiawan, CC BY-SA 4.0

Memilih Pulau Pari sebagai tujuan wisata di Kepulauan Seribu juga merupakan ide yang sempurna, terutama karena lokasinya nya yang cukup dekat dengan Jakarta. Beberapa pantai tenang nan menawan bisa Anda temukan di pulau ini, salah satunya adalah Pantai Pasir Perawan.

Pantai Pasir Perawan merupakan spot camping populer di Pulau Pari, sehingga sangat cocok bagi mereka yang ingin bermalam dan mendirikan tenda. Pulau Pari juga memungkinkan bagi mereka yang ingin menikmati keindahan bawah laut Pulau Seribu melalui aktivitas snorkeling.

Setidaknya terdapat 3 spot snorkeling di pulau ini, yakni di Area Perlindungan Laut (APL), Bintang Rama, serta di depan dermaga. Di sini ada juga area bernama Bukit Matahari yang sejauh ini merupakan tempat paling strategis untuk menikmati sunrise dan sunset di Pulau Pari.

Pulau Pramuka (Pusat Konservasi yang Kaya Aktivitas)

Pulau Terlengkap di Kepulauan Seribu
credit: Adham Somantrie, CC BY-NC 2.0

Pramuka merupakan nama pulau di Kepulauan Seribu yang menjadi pusat pemerintahan kabupaten. Oleh karena itu, popularitas pariwisata pulau ini nyaris sama dengan Pulau Tidung dan termasuk sebagai pulau paling ramai kunjungan dengan fasilitas wisata yang sangat memadai.

Di Pulau Pramuka, wisatawan bisa melihat penangkaran hewan langka yang hampir punah, yakni Penyu Sisik. Bisa dikatakan bahwa Pulau Pramuka merupakan pulau konservasi. Selain penangkaran penyu, di sini juga terdapat penanaman bakau sebagai bentuk upaya pencegahan abrasi.

Jadi, di pulau ini, para pelancong bisa menikmati wisata edukasi, sambil tetap bisa menikmati wisata lautnya. Snorkeling dan diving juga sangat dimungkinkan, termasuk beragam watersports atau wisata air lainnya. Di sini juga ada tempat pelelangan ikan untuk mendapatkan ikan segar.

Pulau Bidadari (Pulau Indah yang Kaya akan Sejarah)

Wisata Pulau Bidadari Jakarta
credit: B10m, CC BY-NC-ND 2.0

Pulau Bidadari merupakan destinasi wisata di Kepulauan Seribu yang sangat dekat dengan Jakarta. Hanya butuh sekitar 25 menit untuk sampai dari Dermaga Marina Ancol. Termasuk salah satu pulau terbaik di Kepulauan Seribu karena menawarkan pengalaman wisata yang kaya.

Selain wisata bahari, sobat traveller juga bisa sekalian menikmati wisata sejarah. Di Pulau Bidadari terdapat sebuah bangunan bersejarah berupa benteng yang telah ada sejak zaman penjajahan Belanda. Peninggalan sejarah yang lainnya, mencakup keberadaan andong dan meriam.

Bersama pulau terdekatnya, Pulau Onrust dan Pulau Kahyangan, Pulau Bidadari merupakan tempat bersejarah sebagai cagar budaya di Kepulauan Seribu. Pulau ini juga ada fasilitas kolam renang anak, dan mengoleksi kawanan rusa jinak serta Pohon Jodoh yang terkenal mitosnya.

Terkait fasilitas akomodasi atau tempat menginap, Pulau Bidadari menawarkan pengalaman menginap di cottage di atas laut dan cottage di daratannya. Banyak aktivitas yang bisa Anda lakukan, misalnya volly pantai, sepak bola, billyard, tenis meja, bersepeda, serta beragam watersport.

Pulau Ayer (Mutiara di Kepulauan Seribu Jakarta)

Mutiara Kepulauan Seribu
credit: Rio Sundoro, CC BY-NC 2.0

Selain Pulau Bidadari, Pulau Ayer juga merupakan salah satu pulau di Kepulauan Seribu yang terdekat dengan Jakarta. Cocok untuk liburan keluarga dengan fasilitas terlengkap. Yang ikonik adalah fasilitas resort bergaya suku asmat yang membuat pulau ini dijuluki mutiara Kepulauan Seribu.

Bermacam type cottage juga telah tersedia, baik yang di atas laut maupun panggung. Hanya saja, Pulau Ayer bukanlah tempat yang cocok untuk aktivitas snorkeling dan diving karena. Selain dasar laut yang terjal, jarak yang dekat Jakarta juga memungkinkan air lautnya lumayan keruh.

Aktivitas terbaik di Pulau Ayer adalah bermain watersports, bisa mencoba naik jetsky, banana boat, surf bike, kano, atau memancing. Berenang hanya bisa Anda lakukan di kolam renang. Salah satu yang menarik dari Pulau Ayer adalah banyaknya event yang sering diselenggarakan di pulau ini.

Pulau Sepa (Satu yang Terindah di Kepulauan Seribu)

Pulau Terindah di Pulau Seribu Jakarta
credit: Purnadi Phan, CC BY-NC 2.0

Pulau Sepa merupakan salah satu pulau terindah di Kepulauan Seribu. Tidak berpenghuni dan murni untuk wisata sehingga terjaga kebersihan dan keindahannya. Dengan luas sekitar 3 hektar, Pulau Sepa menawarkan beragam fasilitas, meliputi puluhan cottage, restoran, area permainan, gazebo.

Di sini ada juga aneka perlengkapan penunjang wisata, seperti watersport, snorkeling dan kapal tradisional. Terkait keindahan alamnya, Pulau Sepa merupakan pulau yang cantik dengan bibir pantai yang landai. Pasir pantainya yang putih, bersih dan lembut sangat nyaman jika ingin susur pantai.

Area pantai yang cukup luas juga cocok untuk bermain dan bersantai menikmati indahnya panorama laut, khususnya saat sunset. Tidak hanya itu, keindahan bawah lautnya juga mempesona dengan komposisi terumbu karang yang berpadu dengan biota laut lainnya, serta ikan-ikan yang berwarna-warni.

Pulau Putri (Pulau Terbagus dengan Fasilitas Lengkap)

Pulau Putri Pulau Seribu Jakarta
credit: instagram.com/ra.motomoto

Merujuk pada fasilitas wisata, aktivitas, serta panorama alamnya, Pulau Putri merupakan pulau terbagus di Pulau Seribu. Pulau satu-satunya dengan nuansa Bali di Kepulauan Seribu. Menawarkan sajian tari Bali. Desain bangunan juga khas Bali, hingga karyawannya juga sebagian orang Bali.

Semua aktivitas wisata di Pulau Seribu hampir semuanya bisa wisatawan lakukan di pulau ini. Fasilitasnya mencakup penginapan, restoran, kolam renang, aquarium dasar laut, waterboom, sunset cruise. Dan, memiliki Penyulingan Air Tawar yang belum ada di pulau lain di Kepulauan Seribu.

Pulau Pantara (Salah Satu yang Terindah & Terlengkap)

Pulau Pantara Kepulauan Seribu Jakarta
credit: instagram.com/pulaupantara

Satu lagi pulau terindah di Kepulauan Seribu, Pulau Pantara namanya. Sebuah pulau nan molek dengan perairan yang sangat jernih. Air lautnya menawarkan gradasi tiga warna yang kaya akan aneka ikan hias. Pantainya landai dan memiliki terumbu karang yang menjulur ke atas pemukaan seperti kerucut.

Ketika air surut, traveler bisa berjalan di atas pasir timbulnya. Pulau Pantara cantik luar dalam, penyelaman adalah aktivitas wajib Anda lakukan. Pulau yang termasuk salah satu yang terjauh dari Jakarta ini dapat Anda capai dalam waktu 2 jam dari Dermaga 22 Marina Ancol menggunakan kapal besar.

Karena yang jauh, umumnya wisatawan harus menginap di pulau ini. Namun tenang, fasilitasnya sangat memadai. Ada puluhan cottage, restoran, bar, lapangan, kolam renang dan play ground. Ada juga perlengkapan penyelaman, kano, serta sunset cruise. Banyak juga event yang di selenggarakan di pulau ini.

Sanghyang Heuleut Bandung - Fasilitas, Harga Tiket Masuk dan Rute

Sanghyang Heuleut Bandung - Fasilitas, Harga Tiket Masuk dan Rute

Sanghyang Heuleut. Berwisata alam ke Bandung Raya akan lebih berkesan ketika kita lebih berfokus pada alam sebagai peninggalan Bandung Purba. Selain keindahan alam yang memanjakan, apa yang tersaji akan memicu pengetahuan kita perihal sejarah kawasan metropolitan ini di masa lampau.

Sanghyang Heuleut Bandung
credit: Uzi herang, CC BY-SA 4.0

Setelah sebelumnya terpublikasikan tentang Stone Garden Citatah. Artikel kali ini membahas danau Sanghyang Heuleut yang juga erat kaitannya dengan cikal bakal terbentuknya Kota Bandung. Menariknya, berbicara mengenai obyek wisata alam ini berarti kita akan membicarakan tiga tempat sekaligus.

Ada Sanghyang Tikoro, Sanghyang Poek dan Sanghyang Heuleut. Ketiganya merupakan peninggalan jejak Sungai Citarum Purba yang tersembunyi di dekat PLTA Saguling, Rajamandala. Saat ini, ketiganya menjadi salah satu tujuan wisata alam yang paling diminati setelah banyak tersebar di media sosial.

Daya Tarik Sanghyang Heuleut

Istilah "Sanghyang" mewakili sesuatu yang suci. Bermula dari "Tikoro" yang berarti "kerongkongan". Sanghyang Tikoro merupakan kerongkongan alam yang mana air mengalir ke dalam tempat yang gelap dan sempit. Inilah gua misterius sebagai salah satu tempat mengalirnya air saat danau purba Bandung jebol.

Aliran air Sanghyang Tikoro cukup deras, sementara di sebelah selatannya terdapat perbentengan dinding alam yang tinggi dan kokoh. Benteng tersebut menghubungkan dua puncak, yakni Pasir Kiara (732 meter) dan Puncak Larang (850 meter). Sanghyang berikutnya berupa gua purbakala, Sanghyang Poek namanya.

Gua Sanghyang Poek merupakan celah yang terbebani tebing tinggi dengan aliran air yang tidak begitu deras. Sebelum pintu masuk Goa Sanghyang Poek, ada bebatuan besar yang sangat eksotik dengan lanskap sekitar diagonal. Setiap pengunjung yang melaluinya harus miring mengikuti kontur alam tersebut.

Pintu masuk gua tersebut memiliki tiga lorong dengan lorong bagian tengah sebagai jalan masuk ke Sanghyang Poek. Selanjutnya adalah sanghyang yang terakhir yang sejauh ini menjadi tempat para petualang menghabiskan waktu mereka, yakni Sanghyang Heuleut. Sebuah danau purba mungil nan molek.

Di bagian atasnya ada aliran gemericik air bagian dari Sungai Citarum Purba. Istilah danau purba merujuk pada format bebatuan yang menghiasi dan membentenginya. Nama "heuleut" bermakna jeda atau batas antara dua hal/waktu. Dalam legendanya, ada keyakinan danau ini adalah tempat mandinya para bidadari.

Fasilitas Wisata Danau Sanghyang Heuleut
credit: instagram.com/adnansamsuleh

Aktivitas di Sanghyang Heuleut

Oleh karena ini adalah wisata alam, sudah pasti sobat traveller membutuhkan energi berlebih. Termasuk harus hiking kurang lebih 2 jam dari lokasi parkir yang tersedia. Awalnya, Sanghyang Tikoro menjadi tempat pertama yang bisa Anda nikmati karena lokasinya berjarak dekat dengan lokasi parkir di pos pertama.

Meski bersebelahan dengan Power House, lokasinya cukup tersembunyi sehingga perlu menuruni tangga menuju sebuah pelataran kecil. Sembari menikmati suasana, dari pos pertama capailah Power House dalam waktu 15 menitan. Selain bisa memarkir kendaraan, di sini adalah titik menuju Sanghyang Heuleut.

Meski mungkin tujuan utama Anda adalah Sanghyang Heuleut, bersabarlah. Bukanlah ide buruk apabila tetap menghayati perjalanan dan menikmati kesejukan dan panorama alam di sekitar. Bisa juga sejenak beristirahat di pinggir pipa-pipa besar PLTA Saguling, terdapat jalan setapak dan warung kecil di sana.

Selanjutnya, tempat yang Anda kunjungi adalah Sanghyang Poek. Apabila rasa penasaran lebih mendominasi, bisa juga mencoba memasuki gua purbakala tersebut. Sementara itu, jika ingin langsung pergi ke Sanghyang Heuleut, dari Sanghyang Poek ada dua jalur hiking untuk mencapainya, pilih salah satunya.

Sejak menentukan pilihan, bersiaplah berjalan kaki sekira 1,5 jam dengan medan lebih berat dari sebelumnya. Sejauh kurang lebih 3 kilometer hingga tiba di Sanghyang Heuleut. Di danau purba Sanghyang Heuleut, Anda bisa melakukan banyak hal, termasuk berenang, bersantau atau menjelajahi setiap sudut alam.

Jika durasi wisata kali ini panjang, kunjungi juga Pabrik Pengolahan Buah Cokelat Cikumpay tidak jauh dari PLTA Saguling. Atau, melebar ke Citatah, tepatnya ke Pasir Pawon, tempat Stone Garden Citatah berada. Jadi, lanjutkan petualangan alam dan sejarah untuk mengetahui asal-usul Bandung di masa purba.

Rute Lokasi Sanghyang Heuleut Bandung
credit: Ikhlasul Amal, CC BY-NC 2.0

Fasilitas dan Harga Tiket Masuk

Memilih berwisata alam, kita tidak bisa mengharapkan fasilitas wisata yang memadai. Karena masih alami, Sanghyang Heuleut hanya menyediakan fasilitas seadanya yang bisa pengunjung dapati di sekitar PLTA Saguling. Ada dua lahan parkir, satunya di dekat Sanghyang Tikoro, satunya lagi di kebun dekat PLTa Saguling.

Seperti yang telah tersebut sebelumnya, ada warung kecil di dekat pipa-pipa besar PLTA. Di dekat pipa-pipa itu, Anda bisa beristirahat dan membekali diri secukupnya. Fasilitas lain berupa jasa. Pihak pengelola juga menyediakan jasa sewa pelampung. Selain itu, ada juga jasa pemandu wisata yang harganya cukup bervariasi.

Keterangan Harga
Tiket Masuk IDR 10K
Parkir Roda 2 IDR 5K
Parkir Roda 4 IDR 10K
Sewa Pelampung IDR 20K
Pemandu Wisata ± IDR 50K
Note: harga tidak selalu akurat, bisa berubah sewaktu-waktu.

Rute Lokasi Sanghyang Heuleut

Danau Sanghyang Heuleut berlokasi di PLTA Saguling, Rajamandala Kulon, Cipatat, Bandung Barat. Lokasinya berbatasan dengan Kabupaten Cianjur dan Purwakarta dengan akses jalan yang cukup mudah. Dari pusat kota Bandung, tempat ini berjarak sekitar 50 kilometer atau sekitar 1,5 jam perjalanan berkendara.

Anda bisa memilih rute melalui Jalan Raya Bandung-Cianjur dan masuk ke Gerbang Waduk Saguling. Lanjutkan melalui jalan yang berkelok-kelok melewati Sanghyang Tikoro. Dari sini pintu gerbang hanya berjarak kurang lebih 200 meter. Setelah memarkir kendaraan, berjalan kaki menuju Sanghyang Heuleut. Peta Rute.

Pantai Telawas Lombok - Fasilitas Wisata, Harga Tiket Masuk, Rute

Pantai Telawas Lombok - Fasilitas Wisata, Harga Tiket Masuk, Rute

Pantai Telawas. Dianugerahi keindahan alam yang menakjubkan, Pulau Lombok di Nusa Tenggara Barat selalu punya cara memanjakan setiap pengunjungnya. Pantai adalah menu utama di sana. Sebagian telah terkenal mendunia, sebagian besar lainnya masih menyembunyikan keindahannya.

Pantai Telawas Lombok
credit: Ramantara, CC BY-SA 4.0

Di antara jajaran pantai tersembunyi di Lombok, tersebutlah satu pantai bernama Telawas. Meski berjarak tidak jauh dari Pantai Selong Belanak yang terkenal, pantai ini sangat pintar menyembunyikan molek alamnya. Masih jarang dikunjungi sehingga terlihat lebih alami, sangat asri dan berseri.

Jadi, kini sobat telah memiliki ide melanjutkan petualangan. Kunjungi Pantai Telawas. Secara administratif, pantai ini bisa Anda kunjungi di Desa Mekar Sari, Kecamatan Praya Barat, Kabupaten Lombok Tengah. Untuk mendapatkan gambaran yang baik sebelum berkunjung, tuntaskan dulu membacanya.

Daya Tarik Pantai Telawas di Lombok

Telawas hadir sebagai satu pantai eksotik dengan dominasi batuan karang beraneka bentuk dan ukuran. Alam membentuk pemandangannya sedemikian rupa. Perbukitan karang yang mengalun tak beraturan terselimuti rimbun hijaunya tetumbuhan. Keragaman batu-batu merangsang estetika melalui warna basah dan elegan.

Apabila wisata pantai Lombok lain menghadirkan keindahan yang cenderung polos dan datar, Telawas tidak demikian. Lanskap pantai ini begitu kaya dan tidak biasa. Sangat unik dengan komposisi karang yang terkesan tajam, sementara di beberapa bagian laut tertanam pulau-pulau karang melengkapi elok alamnya.

Gelombang laut cukup besar menerjang karang yang kekeh mempertahankan eksistensinya. Sebagian air pun terjebak di sela-sela karang membentuk semacam kolam alami sebagai tempat ideal untuk Anda membasahi diri. Meski tak terlihat mendominasi, ada juga hamparan pasir putih cukup landai untuk bersantai.

Secara keseluruhan, Pantai Telawas menawarkan panorama yang maskulin dan sangar. Sangat ideal bagi petualang seperti Anda yang menghendaki wisata yang tak biasa. Diperlukan kehati-hatian jika ingin lebih puas menjelajahinya karena bentuk karang seperti patahan yang tajam. Unik, demikianlah citarasa pantainya.

Pantai Telawas Lombok cocok bagi traveler penyuka landscape photography. Banyak sudut eksotik yang bisa diabadikan. Suka selfie? lakukan saja namun carilah tempat aman dan tetap hati-hati. Pantai Semeti dan Pantai Mawi merupakan pantai tetangga yang bisa juga Anda jelajahi. Ada juga Pantai Munah di sisi selatannya.

Fasilitas Wisata dan Harga Tiket Masuk

Sebagai tempat wisata, pantai ini dalam proses pengembangan, terutama dalam hal fasilitas penunjang. Sejauh ini telah tersedia gazebo-gazebo di ruang terbuka yang juga berfungsi sebagai camping ground. Biaya camping IDR 25K sudah termasuk tiket masuk. Sewa tenda mulai IDR 50K, Campfire IDR 20K.

Fasilitas lainnya mencakup lahan parkir dan toilet atau kamar mandi. Bagaimana dengan harga tiket masuk? jika tidak ada perubahan, untuk memasuki pantai ini, Anda hanya perlu membayar biaya 5 ribu rupiah saja. Tarif yang tak seberapa dibandingkan dengan pengalaman dan keindahan yang tersaji di sana.

Rute dan Lokasi Pantai Telawas Lombok

Pantai Telawas berada dekat dengan Pantai Mawi dan Pantai Selong Belanak, salah satu pantai terindah di Lombok. Lebih tepatnya beralamat di Desa Mekar Sari, Kecamatan Praya Barat, Kabupaten Lombok Tengah. Kurang lebih 55 km jika dari Kota Mataram dengan durasi perjalanan berkendara sekira 1,5 jam.

Jika berangkat dari Bandara Internasional Lombok, pantai ini berjarak sekitar 27 km atau 46 menit berkendara. Untuk rute bisa memakai rute ke Pantai Selong Belanak. Dari Mataram, lanjutkan perjalanan ke arah bandara hingga di perempatan dekat Masjid Jami' Penujak. Belok ke selatan ke Jl. Selong Belanak.

Ikuti terus jalan tersebut sejauh 17 km atau 28 menit berkendara dan belok ke kiri menuju ke Jl. Mawun kemudian belok kanan di Jl. Pantai Mawi. Lanjutkan perjalanan tersebut sampai di penghabisan jalan. Jalan ini memberikan pilihan, bisa ke Pantai Mawi, Pantai Semeti dan Pantai Telawas. Peta rute Di sini.

Stone Garden Citatah - Daya Tarik, Fasilitas, Harga Tiket Masuk, Rute

Stone Garden Citatah - Daya Tarik, Fasilitas, Harga Tiket Masuk, Rute

Stone Garden Citatah. Sebagai salah satu wilayah metropolitan terbesar di Indonesia, Bandung Raya menjanjikan beragam pengalaman wisata menarik bagi pengunjungnya. Selain terkenal melalui wisata kuliner dan belanja, Bandung juga sebagai destinasi wisata alam yang benar-benar memanjakan.

Stone Garden Citatah Bandung
credit: Cep Budhi Darma, CC BY-SA 4.0

Di antara yang terunik, terindah dan bersejarah ada Stone Garden di Puncak Gunung Pawon. Sobat traveller bisa mengunjunginya di kawasan Citatah, Girimulya, Gunungmasigit, Cipatat, Bandung Barat. Sebelum bernama Stone Garden Geopark, obyek wisata ini dulunya terkenal dengan nama Pasir Pawon.

Daya Tarik Wisata Stone Garden Citatah

Nuansa purba sangatlah terasa dari hamparan bebatuan raksasa yang mendominasi kawasan ini. Mengisyaratkan bahwa pegunungan kapur di sepanjang Citatah sangatlah erat kaitannya dengan danau purba yang menggenangi Bandung di masa purbakala. Sama halnya dengan danau Sanghyang Heuleut.

Kota Bandung merupakan cekungan raksasa sebagai sisa dari surutnya danau tersebut. Di tempat yang berada di ketinggian 709 mdpl ini, pengunjung bisa mendapati beragam fosil binatang koral. Keberadaan fosil-fosil tersebut juga membuktikan bahwa dataran tinggi Bandung dulunya merupakan lautan dangkal.

Koral yang hidup kemudian mati dan saling menimbun satu sama lain di satu tempat hingga menjulang seukuran bebatuan gamping. Untuk sekarang ini, semua peninggalan alam itu menyisakan keeksotikan alam yang memadukan komposisi bebatuan karst dengan rimbun kehijauan yang menyelimutinya.

Harga Tiket Masuk Stone Garden Geopark
credit: unsplash.com/@sendi_r_gibran

Aktivitas Wisata di Stone Garden Citatah

Dengan area yang luas, Stone Garden Geopark memungkinkan setiap pengunjung untuk tetap sibuk dalam liburan mereka. Penjelajahan bisa menjadi aktivitas menarik yang wajib bagi setiap wisatawan yang mengunjunginya. Melebarlah dan temukan sudut-sudut terbaik menurut Anda, abadikanlah.

Sudah menjadi tradisi bagi sebagian besar wisatawan untuk berswafoto dan mengabadikan keberadaan mereka. Bukanlah ide buruk jika sobat traveller juga melakukannya, carilah titik terindah sebagai latarbelakang Anda bergaya dan tunjukkan bahwa sobat layak menjadi bagian dari keindahan itu.

Terlepas dari aktivitas mainstream tersebut, menghayati alam adalah ide yang sempurna. Bukankah Anda adalah salah satu yang beruntung mendapatkan kesempatan berada di tempat semolek ini?. Nikmatilah udara sekitar sembari terus takjub dengan pemandangan yang tersaji di depan mata.

Selain itu, bisa juga menikmati aktivitas para penambang batu kapur. Kawasan Citatah juga sebagai daerah pertambangan kapur yang produktif sejak pertengahan abad ke-19 hingga sekarang. Jika energi wisata sedikit berlebih, sangat menarik jika sobat menyempatkan diri mengunjungi Goa Pawon.

Ketahuilah bahwa di gua tersebut untuk pertama kalinya KRBC (Kelompok Riset cekungan Bandung) menemukan situs purba di kawasan ini. Penemuan fenomenal pada akhir Desember 2000 itu mendapatkan berbagai benda, di antaranya berupa alat batu dan tulang, gerabah, sisa tulang, dan gigi binatang.

Fasilitas Wisata Stone Garden Citatah Padalarang
credit: Kontributorcommons, CC BY-SA 4.0

Fasilitas Wisata, Harga Tiket Masuk, Rute

Kawasan wisata alam ini belumlah terkelola secara maksimal. Sehingga pengunjung membutuhkan energi lebih jika ingin mencapai puncaknya. Melalui jalan setapak, setidaknya Anda akan berjalan kaki sejauh 1,5 kilometer hingga tiba di Puncak Gunung Pawon yang menjadi lokasi Stone Garden Geopark.

Sementara itu, fasilitas umum untuk kebutuhan dasar bisa  Anda temukan di sekitar lahan parkir. Di sana terdapat warung penjual makanan dan minuman, tempat ibadah, pondok atau gazebo, serta toilet atau kamar mandi bersih. Berikut ini adalah daftar harga tiket masuk Stone Garden Citatah Padalarang:

Keterangan Harga
Tiket Masuk ± IDR 10K
Parkir ± IDR 10K
Note: harga tidak selalu akurat, bisa berubah sewaktu-waktu

Obyek wisata ini berjarak kurang lebih 30 km dari Kota Bandung. Butuh durasi sekitar 1 jam berkendara. Bisa menggunakan rute keluar Tol Padalarang lalu menuju Padalarang-Cipatat-Gunung Masigit. Bagi yang menggunakan sepeda motor, bisa melalui jalur Cimahi-Padalarang-Cipatat. Gunakan Peta Lokasi

Pantai Sawarna Banten - Fasilitas Wisata, Harga Tiket Masuk, Rute

Pantai Sawarna Banten - Fasilitas Wisata, Harga Tiket Masuk, Rute

Banten selalu eksotik dalam banyak hal. Selain melalui sejarah dan budaya, alam juga menyumbang besar mempercantik provinsi yang dulu bagian dari Jawa Barat ini. Dalam hal ini, kawasan pesisir cukup menonjolkan pesonanya. Pantai Sawarna salah satunya, yang secara umum mewakili kawasan pantai di Desa Wisata Sawarna.

Pantai Sawarna Banten
credit: pixabay.com/kanenori

Bagi traveler pecinta pantai, liburan ke Desa Sawarna adalah ide sempurna. Berbatasan dengan Samudera Hindia, desa ini mengoleksi pantai indah yang silih berganti dengan jajaran karang terjal. Alam demikian baik mengatur lanskapnya. Keindahan memanjang sejauh pandangan, melalui hamparan putih pasirnya, melalui biru lautnya.

Dulunya Sawarna merupakan bagian dari Sukabumi, Jawa Barat. Namun, sejak Banten menjadi wilayah pemekaran di tahun 2000, desa wisata ini masuk wilayah Kecamatan Bayah, Lebak, Banten. Tertarik mengunjunginya? Sebelum berangkat, persiapkan segala sesuatunya termasuk memperkaya informasi dengan membaca tuntas artikel ini.

Sejarah Desa Wisata Sawarna Banten

Sebagai desa wisata, Sawarna memungkinkan pendalaman penjelajahan bagi traveler yang menyukai alam dan sejarah. Di balik pemandangan pantai yang indah, Sawarna Banten merupakan desa multietnis (Banten, Sunda, Jawa) yang sangat unik. Selain itu sejarah desa ini juga menarik, terlebih terkait mitos-mitos yang menyelimutinya.

Sejarah populer mengenai desa ini bermula dari Jean Louis Van Gogh, sepupu dari Vincent Van Gogh, pelukis Belanda yang terkenal berpengaruh dalam sejarah seni Barat. Makamnya baru ketemu tahun 2000-an. Sebuah makam setinggi satu meter berbentuk persegi berselimut lumut dengan tulisan di nisan yang hampir tak tersisa.

Alkisah ia membuka lahan perkebunan kelapa seluas 54 h di sekitar Pantai Ciantir dan Tanjung Layar yang sebelumnya masih hutan belantara. Pembukaan lahan pada tahun 1907-an itu banyak mempekerjakan pribumi di luar Banten, tapi masih di Pulau Jawa. Seiring berjalannya waktu, terbentuklah komunitas penduduk yang diberi nama Sawarna.

Ada yang menyebut nama Sawarna berasal dari "sorana" istilah Sunda yang berarti "suaranya". Versi lain berpendapat berasal dari tetua (kepala desa) pertama, yang bernama Swarna. Swarna atau Sawarna berarti satu warna (dari Bahasa Sunda) yang mencoba menegaskan bahwa penduduknya satu warna, yakni masyarakat Sunda Banten.

Keindahan alam membuat desa perkebunan kelapa ini bermetamorfosis menjadi desa wisata. Jean Louis punya cita-cita agar desa ini terkenal hingga ke mancanegara, warga sekitar juga meyakini karena potensi alamnya. Tidak hanya di Indonesia, kini namanya mendunia karena para peselancar dari berbagai negara menyukai ombak pantai ini.

Fasilitas Wisata di Desa Sawarna Banten
credit: Pesona Sawarna, CC BY-SA 2.0

Mitos-Mitos di Desa Wisata Sawarna

Selain terhubung dengan sosok saudagar asal Belanda, Jean Louis Van Gogh, desa ini juga menyimpan sejarah kelam di masa lalu. Sejarah tentang Jalur Kereta Api Saketi-Bayah yang semasa pembuatannya telah mengorbankan ratusan ribu nyawa romusha di masa penjajahan Jepang. Kini jalur kereta api tersebut tidak lagi berfungsi.

Di zaman Belanda, Tanjung Layar di Pantai Sawarna terkenal dengan nama "Java's Eerste Punt" yang artinya "ujung pertama Pulau Jawa". Lebih jauh, wilayah ini juga tersebut dalam Babad Sunda dan Legenda Pesisir Selatan. Hal ini berkaitan dengan dua buah karang raksasa menyerupai layar yang ikonik mewakili kawasan Pantai Sawarna.

Konon, dua karang tersebut merupakan jelmaan dua kekuatan yang kelak dijadikan kapal oleh Sangkuriang. Usahanya untuk memenuhi syarat agar bisa menikahi ibu kandungnya sendiri, yakni Dayang Sumbi. Keinginan itu tidak direstui, sehingga Sang Hyang Widi murka terhadap tindakan Sangkuriang yang bersikeras ingin menikahi ibunya sendiri.

Amukan Sang Hyang Widi menghancurkan usaha Sangkuriang. Kapalnya ditendang hingga terlontar ke utara yang konon menjadi Tangkuban Perahu. Adapun layarnya terbang ke selatan yang di kemudian hari menjadi Tanjung Layar. Selain itu, ada juga yang mengaitkan wilayah ini dengan kisah tokoh imajinatif dalam Budaya Sunda, Kabayan.

Sejarah Desa Wisata Sawarna Lebak Banten
credit: jeffrey manzini, CC BY 2.0

Aktivitas di Pantai Sawarna Banten

Selain membuat takjub melalui pesona alamnya yang menakjubkan, pantai-pantai di Desa Sawarna juga memungkinkan wisatawan melakukan banyak hal. Jika menyukai surfing, sobat traveler bisa berselancar di Pantai Ciantir. Pantai indah berpasir putih yang juga kaya bebatuan karang ini terletak sekitar 600m dari pos masuk di Dusun Cikaung.

Jika lebih suka bermain air atau berenang, ide terbaiknya adalah pergi ke Pantai Pasir Putih. Salah satu koleksi Pantai Sawarna ini juga berada di Kampung Cikaung, 500m dari pos masuknya. Bisa juga melebar ke Pantai Legon Pari, 2 km dari pos masuk melalui jalur di samping SD Sawarna. Sekitar 15 menit naik motor atau 45 menit jalan kaki.

Bagaimana dengan Pantai Tanjung Layar, destinasi utama di Desa Wisata Sawarna?. Meski setiap pantai di Sawarna Banten indah, Tanjung Layar cenderung menonjol dengan panorama sunsetnya yang menakjubkan. Jika menghendaki sudut lain, keindahan matahari terbenam juga bisa Anda nikmati di Pantai Ciantir dan Pantai Pasir Putih.

Sementara itu, untuk menikmati sunrise, bisa meluncur ke Pantai Legon Pari, Pantai Karang Taraje, serta Pantai Karang Bereum di Dusun Leles. Apa lagi? aktivitas lainnya adalah Tracking Goa. Tujulah Goa Lalay, bagian atraksi wisata di Dusun Cipanas. Bisa juga ke Pantai Goa Langir, Goa Seribu Candi, Goa Kanekes, serta Goa Harta Karun.

Masih kurang? Pantai Sawarna Banten juga termasuk Pulo Manuk di lepas pantai. Rumah bagi kawanan burung dan monyet, ombaknya tenang ideal untuk berenang dan berperahu. Atau, dakilah Bukit Cariang, nikmatilah keindahan dari ketinggian. Aktivitas wisata desa juga menarik. Nikmati alam pedesaan atau mengamati pembuatan kerajinan.

Harga Tiket Masuk Pantai Sawarna Banten
credit: pixabay.com/kanenori

Fasilitas di Kawasan Pantai Sawarna

Mesti tidak bisa dikatakan sangat lengkap, namun fasilitas wisata di beberapa Pantai Sawarna cukup memadai, setidaknya untuk fasilitas dasar wisatawan. Di sana terdapat saung (gazebo) untuk berteduh, bersantai atau istirahat. Ada juga ragam penjual yang menawarkan aneka dagangannya, terutama makanan dan minuman.

Untuk tempat menginap atau akomodasi, beragam jenis penginapan tersedia di Desa Wisata Sawarna Banten. Umumnya jenis homestay. Ada juga hotel, resort dan villa. Jadi, jika ingin bermalam di desa ini selalu bergantung dengan kebutuhan Anda. Harga sewanya bervariasi bergantung dengan pelayanan dan fasilitas yang disediakan.

Harga Tiket Masuk dan Biaya Lainnya

KeteranganHarga
Tiket Masuk± IDR 5K
Parkir Roda 2± IDR 2K
Parkir Roda 4± IDR 5K
± Rp 25K (24 jam)
Makanan± IDR 10K - IDR 50K
Penginapan± IDR 80K - Rp 300K
Note: harga tidak selalu akurat, bisa berubah sewaktu-waktu.

Rute dan Lokasi Desa Sawarna Banten

Rute Pantai Sawarna sangat beragam bergantung juga pada arah kedatangan sobat serta jenis kendaraan yang Anda gunakan, kendaraan umum atau pribadi. Jika datang dari arah Jakarta, ada dua jalur, yakni jalur barat (234 km) dan jalur timur (183 km). Sedangkan jika dari arah Bandung bisa melalui Cianjur. Berikut ini rincian rutenya:

Rute Jakarta
Jalur Barat
  1. Jakarta – Serang – Pandeglang – Saketi – Malingping – Bayah – Sawarna
  2. Jakarta – Rangkasbitung – Gunung Kencana – Malingping – Bayah – Sawarna
  3. Jakarta – Cilegon – Anyer – Labuan – Malingping – Bayah – Sawarna
Jalur Timur
  1. Jakarta – Ciawi, Bogor – Cibadak – Pelabuhan Ratu – Cisolok – Sawarna
  2. Jakarta – Ciawi, Bogor – Cikidang – Pelabuhan Ratu – Cisolok – Sawarna
  3. Jakarta – Bogor – Cijeruk – Cikidang/Cibadak – Pelabuhan Ratu – Cisolok – Sawarna
Rute Bandung
  1. Bandung – Cianjur – Sukabumi – Cibadak – Pelabuhan Ratu – Cisolok – Sawarna

Sementara itu, untuk transportasi umum. Durasi perjalanan lebih panjang, yakni 9-10 jam, kendaraan pribadi hanya 6-7 jam. Jika memilih transportasi umum, dari Jakarta bisa naik KRL menuju Stasiun Bogor. Lanjut ke Terminal Baranangsiang menggunakan angkutan umum. Naik bis ke Pelabuhan Ratu dan naik ELF ke Sawarna. Peta Lokasi.

Dewa Wisata Osing Kemiren - Sejarah, Fasilitas, Harga Tiket Masuk

Dewa Wisata Osing Kemiren - Sejarah, Fasilitas, Harga Tiket Masuk

Desa Wisata Osing Kemiren. Sunrise of Java, Banyuwangi, selalu memiliki banyak alasan untuk dikagumi. Alamnya indah, melalui gunung-gunung yang menjulang, melalui pantai-pantai yang menawan. Juga, tentang suku Osing yang eksotik, seni dan budayanya.

Beberapa tahun terakhir, pariwisata Banyuwangi sedang berbinar. Sebagai kawasan transit wisatawan yang ingin ke Bali, memberi kesempatan pada kabupaten di ujung timur Pulau Jawa ini untuk tampil memikat, menebarkan potensi alam budayanya.

Desa Wisata Osing Kemiren Banyuwangi
credit: instagram.com/desa_kemiren

Desa Wisata Osing atau lebih tepatnya Desa Adat Osing Kemiren adalah satu daya tarik khas Banyuwangi. Dengan segala keunikannya, desa cagar budaya ini berhasil memikat hati para wisatawan, baik wisatawan domestik maupun mancanegara (wisman).

Sebuah ide bagus jika sobat punya rencana wisata ke Banyuwangi. Selain menjelajahi Kawah Ijen, G-Land dan Baluran yang telah mendunia itu, pastikan juga berkunjung ke Desa Kemiren. Artikel ini bisa menjadi menu pembuka pengetahuan Anda tentangnya.

Sekilas Sejarah Desa Adat Osing Kemiren

Merujuk situs kemiren.com, desa ini lahir tahun 1830-an di zaman Belanda. Bermula dari keengganan warga desa Cungking kembali ke desanya demi menghindari tentara Belanda. Desa Cungking sendiri berjarak sekitar 5 km ke arah timur Desa Kemiren.

Sebelum menjadi perkampungan, wilayah Kemiren hanyalah berupa hamparan sawah dan hutan milik warga Desa Cungking. Karena dulunya di area tersebut banyak tumbuh pohon kemiri dan durian, seiring waktu desa ini pun dinamakan Desa Kemiren.

Secara administratif, desa adat Osing ini berada di Kecamatan Glagah, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Adapun secara historis geneologis-sosiologis, nilai tradisional Osing masih sangat kental dalam tata kehidupan sosio-kultural di Desa Kemiren.

Oleh karena itu, Gubernur Jawa Timur Basofi Sudirman (1993-1998) menetapkan desa ini sebagai Kawasan Wisata Desa Adat Osing. Osing merupakan sebutan penduduk asli Banyuwangi. Istilah lainnya adalah Wong Blambangan atau Laros (akronim Lare Osing).

Sejarah Desa Adat Osing Kemiren
credit: instagram.com/desa_kemiren

Aktivitas dan Daya Tarik Desa Wisata Osing

Berkunjung ke Desa Wisata Osing Banyuwangi bisa memberi pengalaman wisata yang sangat berkesan. Di desa cagar budaya inilah setiap wisatawan bisa merasakan lebih dekat dengan sebenar-benarnya Bumi Blambangan, Banyuwangi.

Beragam atraksi disajikan. Khususnya Barong Osing yang khas dan tarian Gandrung yang kini menjadi ikon dan maskot Pariwisata Banyuwangi. Wisata Budaya, Wisata Edukasi dan Wisata Kuliner semuanya bisa dinikmati di desa unik ini.

Nikmatilah pengalaman memasak kuliner khas Osing di dapur tradisionalnya. Atau, belajar menyangrai, menumbuk, mengayak dan mengemas kopi secara tradisional. Jangan lupa, cicipi juga nikmatnya Kopi Osing yang terkenal itu.

Bisa juga mempelajari gerak-gerak tari dan mencoba memainkan alat musik Banyuwangi. Angklung Pagak adalah salah satu yang unik. Coba juga belajar atau memperhatikan langsung proses pembuatan batik khas suku Osing Banyuwangi.

Tidak hanya itu, bahkan Anda juga bisa belajar bertani. Menanam padi, membajak sawah hingga bermain dengan lumpur. Selebihnya, dalam satu tahun ada 3 festival di sini, yakni Ritual Ider Bumi, Tumpeng Sewu, dan Ngopi Sepuluh Ewu.

Fasilitas di Desa Wisata Osing Kemiren
credit: instagram.com/desa_kemiren

Fasilitas Wisata Desa Kemiren Banyuwangi

Sejak tahun 1995, Bupati Purnomo Sidik (1991-2000) telah membangun anjungan wisata yang terletak di sebelah utara desa. Anjungan wisata tersebut dibentuk sedemikian rupa. Mengusung konsep untuk menyajikan miniatur rumah-rumah khas suku Osing.

Pembangunan anjungan berfungsi sebagai tempat mempertontonkan kesenian dan memamerkan hasil kebudayaan warga setempat. Seiring berjalannya waktu, fasilitas wisata dan akomodasi Desa Wisata Osing Banyuwangi ini pun semakin lengkap dan memadai.

Desa Wisata Osing Kemiren Banyuwangi juga memiliki museum modern yang mengoleksi berbagai perlengkapan dan pernik kebudayaan Suku Osing. Selebihnya, ada juga sejumlah sanggar, kolam renang, area bermain, tempat kuliner dan puluhan homestay.

Harga Tiket Masuk Desa Wisata Kemiren
credit: instagram.com/desa_kemiren

Harga Tiket Masuk dan Lokasi Desa Kemiren

Berikut adalah rincian harga tiket masuk Desa Wisata Osing Banyuwangi disertai dengan biaya-biaya lain, seperti kuliner dan penginapan. Jika ingin lebih puas, bisa mencoba paket wisata yang ditawarkan BUMDES di Desa Kemiren. Lihat Peta.

Keterangan Harga
Harga Tiket ± IDR 5K
Jajanan ± IDR 5K-12K
Makanan ± IDR 20K
Minuman ± IDR 4K-7K
Homestay ± IDR 150K/mlm
Note: harga tidak selalu akurat, bisa berubah sewaktu-waktu
Ranca Upas Ciwidey - Fasilitas Wisata, Harga Tiket Masuk, dan Rute

Ranca Upas Ciwidey - Fasilitas Wisata, Harga Tiket Masuk, dan Rute

Ranca Upas Bandung. Wisata alam adalah satu opsi wisata yang paling digemari banyak orang. Di alam terbuka yang menawan, wisatawan bisa dengan leluasa meremajakan kembali pikiran mereka. Semakin menyenangkan jika tempat tersebut mendukung untuk sebuah wisata keluarga.

Di Bandung, tepatnya di kawasan wisata Ciwidey banyak sekali ditemukan objek wisata alam dengan lokasi yang cukup berdekatan. Selain pergi ke Kawah Putih dan Situ Patenggang, Anda bisa mencoba sensasi bertahan di alam terbuka di Ranca Upas atau Kampung Cai Ranca Upas.

Ranca Upas Ciwidey Bandung
credit: unsplash.com/@kilarov345

Ranca Upas merupakan salah satu bumi perkemahan yang ada di Bandung, Jawa Barat. Lokasinya berada di Jalan Raya Ciwidey Patenggang KM. 11. Dari Kota Bandung, berjarak kurang lebih 50 km ke arah selatan. Tertarik liburan ke tempat ini? tuntaskan membaca sebagai bekal informasi.

Daya Tarik Wisata Ranca Upas Ciwidey

Ranca Upas Ciwidey yang terhampar seluas 215 hektar ini berada pada ketinggian 1700 mdpl. Dikelilingi oleh hutan lindung yang kaya akan keragaman flora dan fauna. Menjadi rumah bagi beragam jenis burung dan beberapa jenis satwa lainnya. Ada penangkaran rusa di dalamnya.

Bumi perkemahan ini kabarnya dijadikan salah satu tempat latihan Kopassus. Di masa lalu merupakan hutan yang lebat dengan rawa yang luas. Selanjutnya, oleh Perhutani dijadikan hutan lindung dan dibukalah lahan untuk Camping Ground di wilayahnya.

Perihal namanya, dalam bahasa Sunda, Ranca berarti rawa, dan Upas adalah nama petugas Perhutani yang melegenda di kawasan Gunung Patuha. Diceritakan, dia adalah seorang Belanda berbadan kekar dan tinggi. Dia meninggal ketika bertugas menjelajahi rawa. Mayatnya lenyap tidak diketemukan.

Ada mitos yang berkembang di masyarakat yang meyakini arwah Upas masih ada di alam dunia ini. Sekitar 1960-1980, banyak warga yang mengaku bertemu Upas di hutan. Konon, mereka melihatnya memakai topi koboi berseragam Perhutani dengan kepala menunduk tertutup topinya yang lebar.

Mitos lain adalah tentang seorang yang menemukan sebongkah batu berbentuk mirip seekor macan yang sedang duduk. Kisah lain yang tak kalah menariknya adalah saat pembangunan penangkaran rusa. Dulu rusa-rusa hanya mau dipanggil dan diberi makan oleh juru kunci, Abah Taji namanya.

Untuk sekarang ini, rusa-rusa yang ada telah menjadi daya tarik tersendiri di bumi perkemahan yang memiliki suhu udara berkisar 17 °C - 20 °C ini. Setiap wisatawan yang berkunjung bisa dengan mudah berinteraksi dan menikmati aktivitas dari makhluk bertanduk indah tersebut.

Fasilitas Wisata Kampung Cai Ranca Upas
credit: unsplash.com/@fikrirasyid

Aktivitas di Kampung Cai Ranca Upas

Sebagai salah satu objek wisata Bandung paling populer, Ranca Upas menawarkan banyak aktivitas pada pengunjungnya. Kegiatan utamanya, tentu saja berkemah. Lahan yang bisa digunakan sangatlah luas, sehingga pengunjung bisa mendirikan tenda dilokasi yang mereka suka.

Kegiatan camping di sini ideal bagi keserbajenisan wisatawan. Tidah ada batasan usia sehingga cocok bagi mereka yang berwisata keluarga bersama anak-anak tercinta. Bagi mereka yang tidak membawa perlengkapan tenda, banyak varian tenda yang disewakan oleh pihak pengelola.

Selama berada di objek wisata ini, jangan lupa untuk mencoba lebih dekat dengan rusa-rusa di penangkarannya. Memberi makan, berfoto, atau sekedar merasakan sensasi menyentuh langsung bulu-bulu mereka. Tidak ada pembatas antara pengunjung dan rusa. Di temani pawangnya, setiap pengunjung bisa berinteraksi langsung.

Kawasan wisata ini memiliki udara yang sejuk. Jadi, usahakanlah untuk berkeringat dengan melakukan beragam kegiatan outbond yang tersedia. Anda bisa mencoba seru-seruan di fun games, trekking di hutan, menyewa ATV dan lain sebagainya. Jangan lupa mencoba wahana waterboom dan kolam air panasnya.

Harga Tiket Masuk Ranca Upas Ciwidey
credit: unsplash.com/@sendi_r_gibran

Fasilitas Wisata Ranca Upas Bandung

Ranca Upas Bandung merupakan kawasan wisata dan bumi perkemahan dengan fasilitas yang sangat lengkap. Fasilitas dasar di antaranya ada kamar mandi umum atau toilet, warung penjual makanan dan minuman, lahan parkir yang luas, dan sarana ibadah berupa Masjid.

Fasilitas penunjang wisata juga sangat lengkap. Ada Penangkaran Rusa, ATV, Kolam Renang Air Panas, Waterboom, Fun Games, Outdoor Gathering, Paint Ball, dan masih banyak lagi. Tidak terkecuali fasilitas berupa Camping Ground yang mampu menampung hingga 10K orang.

Bagi yang tidak ingin bermalam dengan mendirikan tenda. Ada banyak akomodasi yang tersedia di sekitar kawasan wisata. Mungkin saja Anda ingin mencoba bermalam di Patuha Resort sebagai opsi penginapan paling dekat. Selain itu banyak sekali penginapan di Ciwidey di dekat Ranca Upas.

Harga Tiket Masuk dan Biaya Lainnya

Kawasan wisata dan bumi perkemahan ini dibuka 24 jam setiap harinya. Di bawah ini telah disertakan rincian biaya atau harga tiket untuk menikmati apa yang ada di dalamnya. Untuk kegiatan berkemah, agar hemat bisa membawa tenda dan peralatan sendiri.

Keterangan Harga
Tiket Masuk Domestik IDR 15K
  Mancanegara IDR 25K
Parkir Roda 2 IDR 5K
  Roda 4 IDR 10K
  Roda 6 IDR 25K
Kolam Renang IDR 15K
Berkemah ( 1 mlm) IDR 10K
Booking Area IDR 500K
Perlengkapan Tenda Pleton (40 org) IDR 750K
  Tenda Regu (20 org) IDR 650K
  Tenda Charly (3 org) IDR 200K
  Tenda Charly (7 org) IDR 350K
  Tenda Gama (3 org) IDR 300K
  Tenda Roofi (12 org) IDR 550K
  Tenda Pesta IDR 600K
  Tenda Panggung IDR 800K
  Extra Bed IDR 80K
  Matras IDR 20K
  Sleeping Bag IDR 30K
  Nesting IDR 120K
  Kayu Bakar IDR 15K
  Petromax IDR 50K
Lain-lain Instalasi Listrik IDR 650K
  Genset IDR 900K
  Sound System IDR 1KK
  Electone IDR 2.500K
  Aula IDR 1.500K
  Shooting IDR 1.500K
  Prewedding IDR 500K
  Paintball IDR  90K
  Fun Games IDR 75K
  Team Building IDR 150K
Note : harga mungkin tidak selalu akurat karena bisa berubah sewaktu-waktu

Rute Lokasi Rancaupas dari Bandung

Seperti yang telah tersebut di awal artikel ini, Kampung Cai Ranca Upas Ciwidey beralamatkan di Jalan Raya Ciwidey Patenggang KM. 11, Alam Endah, Ciwidey, Kabupaten Bandung. Sekitar 50 km dari Kota Bandung ke arah selatan. Estimasi berkendara sekitar 1,5-2 jam jika melalui jalan tol Soroja.

Objek wisata ini mudah Anda temukan karena pintu masuknya berada di pinggir jalan raya Ciwidey-Patengan. Tidak jauh dari objek wisata Kawah Putih terdapat gerbang besar untuk memasuki kawasan wisata ini. Jika dari arah Ciwidey, gerbang tersebut bisa ditemukan di sebelah kanan jalan.

Jika Anda sebelumnya menggunakan jalan tol, setelah keluar dari gerbang tol Soreang, belok ke kanan ke arah Ciwidey. Lanjut terus hingga tiba di pasar Ciwidey dan melanjutkan ke arah Rancabali atau Situ Patengan. Untuk mempermudah perjalanan Anda, manfaatkan peta lokasinya, di sini.

Punthuk Mongkrong Magelang - Fasilitas Wisata, Tiket Masuk, Rute

Punthuk Mongkrong Magelang - Fasilitas Wisata, Tiket Masuk, Rute

Punthuk Mongkrong Magelang. Manusia tercipta dengan kecenderungan mencintai keindahan, termasuk alam. Berbahagialah para pecinta alam itu. Meski terkesan berlebihan, mereka terbilang sebagai makhluk paling agresif untuk hadir menghayati dan meluapkan ketakjuban.

Paragraf di atas dikhususkan pada para traveler bijaksana, yang hadir dengan segenap etika. Mereka mencintai alam untuk kemudian senantiasa berkeras menjaga kelestariannya, bukan sebaliknya. Saya berharap, Anda salah satunya. Lalu, apa hubungannya dengan Punthuk Mongkrong?.

Punthuk Mongkrong Borobudur Magelang
credit: unsplash.com/@marcwieland95

Punthuk adalah bukit. Bukit ini menjadi istimewa karena ada Candi Borobudur sebagai bagian komposisi yang membentuk lanskap alam, yang bisa kita nikmati di puncaknya. Kedatangan sobat di artikel ini mengisyaratkan bahwa bukit Mongkrong adalah tujuan petualangan Anda selanjutnya.

Paragraf di awal bernuansa "peringatan" yang sudah tidak relevan lagi jika Anda adalah petualang bijak bestari. Jadi, bersiaplah pergi dan dakilah bukit Mongkrong yang sudah semestinya Anda kagumi. Sebelum benar-benar pergi, perkaya informasi dengan tuntas membaca artikel ini.

Daya Tarik Punthuk Mongkrong

Ada asumsi bahwa Candi Borobudur dibangun di atas bukit di tengah danau yang telah mengering. Meski masih diperdebatkan, pada kenyataannya monumen Buddha terbesar itu berada di dataran Kedu, yang hijau dibentengi dua pasang gunung kembar, Sumbing-Sindoro dan Merbabu-Merapi.

Tidak hanya itu, sebagai pembatas di sisi selatan, ada pegunungan Menoreh yang memanjang. Selain Gunung Ayamayam (1.021 mdpl) yang menjadi puncak tertingginya, ada beberapa punthuk di pegunungan tersebut. Setidaknya ada 5 punthuk yang terkenal karena keindahan pemandangannya.

Ada Punthuk Setumbu, Punthuk Purwosari, Punthuk Kendil, Punthuk Sukmojoyo. Dan, Punthuk Mongkrong sebagai yang tertinggi dengan ketinggian 624 mdpl. Jika sunrise melekat mewakili daya tarik semua punthuk, punthuk atau bukit ini mencoba menghadirkan kemolekan sunset juga.

Harga Tiket Masuk Punthuk Mongkrong Magelang
credit: instagram.com/fazizan_anwar

Di puncaknya, nikmatilah sejuknya pagi ketika sejauh pandangan hanya lanskap elok berseri. Meski tak setenar Punthuk Setumbu, sunrise di Punthuk Mongkrong tak bisa dipandang sebelah mata. Sunsetnya pun mempesona dengan kerlap-kerlip lampu hiasan alam Magelang yang gemilang.

"Situs BG 212 Punthuk Mongkrong Pangruwating Diyu" tertulis di tugu batu yang menandai puncak bukit ini. Yang perlu Anda perhatikan adalah perjuangan dan nyali lebih jika ingin mengabadikan diri. Sejumlah spot swafoto tersedia di puncaknya yang sempit dan langsung menghadap jurang.

Sejauh ini, spot populer adalah sebuah jembatan segitiga atau huruf "V" yang menjorok ke jurang. Dari jembatan yang terbuat dari tatanan bambu tersebut, wisatawan bisa menikmati lanskap alam yang indah. Dengan jelas terlihat kemolekan Magelang berbenteng Gunung Merapi, Merbabu dan Sumbing.

Sebagai punthuk tertinggi, di atas puncaknya, terlihat juga puncak bukit yang lebih rendah. Di bawahnya ada Bukit Suroloyo, sementara di arah barat daya terlihat Punthuk Sukmojoyo dan Bukit Rhema atau Gereja Ayam. Fasilitas lain di puncak bukit termasuk juga area tempat duduk dan rumah pohon.

Fasilitas Wisata di Punthuk Mongkrong Magelang
credit: instagram.com/pesona_giritengah

Harga Tiket Masuk dan Rute

Jika belum ada perubahan, harga tiket masuk Punthuk Mongkrong adalah IDR 3K dan parkir motor IDR 2K. Sementara itu untuk lokasinya, bukit ini masih satu wilayah dengan Punthuk Kendil atau Punthuk Gupakan. Berada di Dusun Kamal, Desa Giritengah, Kecamatan Borobudur, Magelang, Jawa Tengah.

Jika sudah berada di sekitar Candi Borobudur, Anda bisa menyusuri jalan aspal di samping Hotel Manohara (spot utama sunrise di Borobudur). Ikuti jalan tersebut yang mengarah ke Hotel Amanjiwo hingga bertemu perempatan sebelum SDN Tuksongo I, belok kanan, lanjut hingga perempatan Gunden.

Di perempatan, belok kiri dan lanjut hingga di Balai Desa Giritengah. Ikuti saja papan petunjuk jalan ke Punthuk Mongkrong yang ada di sekitar balai desa tersebut. Perjalanan ke puncak hanya bisa dimungkinkan dengan sepeda motor dengan kondisi jalan menanjak terjal dan menantang. Lihat Peta.

Pantai Karma Kandara Bali - Daya Tarik, Fasilitas Wisata, dan Lokasi

Pantai Karma Kandara Bali - Daya Tarik, Fasilitas Wisata, dan Lokasi

Pantai-pantai di Bali memang indah. Sebagian pantainya telah terkenal dan mendunia, sebagian lainnya belum banyak terjamah. Satu di antaranya bernama Pantai Karma Kandara. Sebuah pantai indah yang merupakan salah satu "hidden paradise" nya Bali.

Pantai Karma Kandara Bali
credit: unsplash.com/@philippcamera

Sayangnya, bukan hanya sebagai "surga tersembunyi di Bali", Pantai Karma Kandara juga merupakan "private beach". Sejenis pantai pribadi atau spesial yang lebih diperuntukkan bagi tamu resor yang mengelolanya. Karma Beach Bali adalah nama resornya.

Wisata adalah tentang bagaimana cara berbahagia. Liburan ke Pulau Dewata, mengunjungi Pantai Karma Kandara Bali adalah cara memaksimalkannya. Lokasinya dekat Pantai Melasti Ungasan. Tepatnya di Jl. Villa Kandara, Ungasan, Kuta Selatan, Badung, Bali.

Daya Tarik Pantai Karma Kandara

Karma Kandara adalah pantai indah yang tersembunyi di balik tebing yang tinggi. Tebing tersebutlah yang sejauh ini menjaga kecantikan alamnya. Setiap wisatawan yang ingin mengunjunginya harus bersusah payah agar bisa sampai di pantainya.

Ada dua cara untuk mencapainya. Yang termudah adalah menggunakan lift dari Karma Kandara Resort. Untuk menggunakan fasilitas ini, wisatawan harus membayar sekitar 250 ribu rupiah. Biaya tersebut sudah termasuk makanan dan minuman.

Fasilitas Wisata Karma Kandara Beach Bali
credit: Kate McLennan, CC BY-NC-ND 2.0

Cara kedua yakni menuruni tebingnya. Diperlukan energi cukup besar dan kehati-hatian karena harus menuruni ratusan anak tangga, sekitar 350 jumlahnya. Melalui lorong sempit dan berkelok-kelok. Inilah satu-satunya cara gratis menikmati pantai ini.

Meski demikian, jerih payah Anda akan terbayar oleh kemolekan Karma Kandara Beach. Hamparan pasirnya putih terjaga kebersihannya karena belum banyak yang mengunjunginya. Anggaplah pantai ini milik sendiri, bersantai dan bermainlah sepuasnya.

Perairannya yang dangkal berair jernih bak kristal dengan gelombang yang cukup tenang, ideal untuk bermain air atau berenang. Snorkeling menjadi aktivitas menarik dilakukan. Namun tidak ada penyewaan peralatannya, Anda harus membawanya sendiri.

Watersport lain yang banyak dilakukan adalah bermain kano. Selebihnya, wisatawan bisa menyusuri pantai dan menikmati detail pantai ini. Memanjakan diri dengan lanskap laut yang terbentang atau mengagumi tebing-tebing kokoh hijau yang menjulang.

Rute Lokasi Pantai Karma Kandara Ungasan
credit: Kate McLennan, CC BY-NC-ND 2.0

Fasilitas Wisata dan Rute Lokasi

Fasilitas di Karma Kandara Beach sangatlah lengkap, terutama jika Anda adalah tamu resortnya. Selain hotel dan resor dengan beragam fasilitas mewahnya, Karma Beach Bali juga termasuk Karma Spa & Sea Spa, restaurant, lift, dan masih banyak lagi.

Karma Kandara Beach berlokasi di Jl. Villa Kandara, Ungasan, Kuta Selatan, Badung, Bali. Kurang lebih 30 menit berkendara dari Bandara Ngurah Rai. Jika dari Denpasar, pantai ini berjarak sekitar 27 kilometer. Untuk mempermudah, lihat peta lokasi Di sini.

Pantai Jonggring Saloko Malang - Fasilitas, Harga Tiket Masuk, Rute

Pantai Jonggring Saloko Malang - Fasilitas, Harga Tiket Masuk, Rute

Karena wilayahnya berbatasan langsung dengan Samudera Hindia, banyak sekali Pantai Indah di Malang Selatan. Salah satunya adalah Pantai Jonggring Saloko. Jika sobat traveler ingin menikmati keindahannya, bisa datang ke Desa Mentaraman, Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang, Jawa Timur.

Pantai Jonggring Saloko Malang
credit: instagram.com/kodokx

Daya Tarik dan Aktivitas Wisata

Mungkin tidak berlebihan jika kecantikan pantai ini telah juga diisyaratkan melalui namanya yang berasal dari cerita pewayangan. Jonggring Saloko mewakili nama kahyangan, tempat kediaman Batara Narada yang bijaksana. Jadi, selamat datang di pantai kahyangan dan persiapkan banyak ketakjuban.

Tahukah Anda? Di sinilah tempat terjadinya fenomena alam langka yang diklaim satu-satunya di Indonesia atau bahkan dunia. Adalah Watu Ngebros, sebuah batu karang besar yang memuncratkan air ke angkasa. Fenomena tersebut merupakan hasil pertemuan gelombang air besar dari selatan dan utara.

Kedua gelombang saling bertabrakan di satu titik hingga menimbulkan suara bergemuruh begitu keras. Bahkan ketika gelombang air besar, suara gemuruh terdengar hingga radius tujuh kilometer. Menariknya, ketika terkena pancaran sinar matahari, pecahan air di udara itu pun memunculkan pelangi.

Tentu! pelangi tidaklah terjadi setiap hari, bergantung pada besarnya arus gelombang dan arah sinar matahari. Selain itu, Jonggring Saloka memiliki hamparan pasir halus kehitam-hitaman, birunya laut serta perbukitan karang. Pesona lainnya termasuk Teluk Menjangan, Gunung Pacar dan Kondang Towo.

Untuk memaksimalkan liburan, berencana mendirikan tenda adalah ide bagus. Jonggring Saloko merupakan salah satu pantai tersembunyi. Maka dari itu, siapkan jiwa petualangan Anda. Suka berenang? bermain air bukanlah ide bagus, ombak di pantai ini lumayan besar. Namun, Anda bisa berenang di muara.

Percayalah dan siapkan banyak ketakjuban pada alam. Menjelajahi pantai adalah kegiatan yang sempurna, bahkan bisa jadi lupa aktivitas lainnya setelah sadar betapa keeksotikan pantai ini membius Anda. Sempatkan juga mengabadikan kenangan di saat seluruh tubuh terbalut kehitaman pasir pantai ini.

Watu Ngebros Pantai Jonggring Saloka
credit: instagram.com/fandycurtizs

Fasilitas di Pantai Jonggring Saloko

Pantai ini sangat tersembunyi, bahkan mungkin sedikit yang tahu keberadaannya. Hal ini memungkinkan minimnya fasilitas atau bahkan tidak ada sama sekali. Jika sampai di depan gardu penjualan tiket, Anda akan menyadari hal ini. Jadi, siapkan segala sesuatu yang menjadi kebutuhan dasar Anda.

Bagaimana dengan harga tiket masuk Pantai Jonggring Saloka? Pintu gerbang pantai ini tidaklah terawat tanpa penjaga. Artinya tidak perlu uang sepeserpun untuk masuk ke pantai ini. Yang perlu Anda bawa hanyalah bekal dan fisik yang prima. Di sini tidak tersedia warung penjual makanan atau selainnya.

Rute Pantai Jonggring Saloka Malang

Pantai Jonggring Saloko Malang berjarak kurang lebih 80 kilometer ke selatan dari Kota Malang. Butuh durasi perjalanan kendaraan bermotor berkisar 3 jam untuk mencapainya. Kurang lebih 10 kilometer sebelum sampai di lokasi pantai, Anda harus berhadapan dengan medan yang cukup ekstrim.

Keadaan itu mengharuskan adanya persiapan matang termasuk fisik dan bekal, tidak terkecuali kondisi kendaraan. Jangan membawa mobil jenis sedan, setidaknya Anda harus mempertimbangkan membawa mobil dobel gardan. Bagi yang ingin membawa kendaraan roda dua, pastikan kondisinya prima.

Dalam hal ini rute terbaik dari Kota Malang ke Pantai Jonggring Saloko adalah sebagai berikut : Dari pusat kota Malang ke Kepanjen. Lalu, melanjutkan perjalanan ke daerah Pagak kemudian ke Donomulyo hingga akhirnya menuju lokasi pantai ini.  Untuk mempermudah perjalanan, gunakanlah Peta Rute.