Pantai Terbaik di Pacitan - 5 Pantai Indah dengan Fasilitas Lengkap

Pantai Terbaik di Pacitan - 5 Pantai Indah dengan Fasilitas Lengkap

Selain Kabupaten Malang dan Kabupaten Banyuwangi, destinasi terbaik Jawa Timur bagi pecinta pantai adalah Kabupaten Pacitan. Pesisir selatan kabupaten di ujung barat daya Jawa Timur ini sangatlah menawan. Puluhan pantai terbaik di Pacitan senantiasa siap memanjakan siapa saja.

Bagi sobat traveler yang menyukai wisata pantai, rencanakanlah petualangan ke Pacitan. Sebagai langkah awal, tidak perlu mencari yang tersembunyi. Cukup tuntaskan membaca, pilih satu dua nama pantai di Pacitan yang direkomendasikan dalam artikel ini. Lalu? siapkan semuanya dan berangkatlah!

Setidaknya terdapat 5 pantai terbaik di Pacitan yang bagus dan mudah dikunjungi. Fasilitas wisatanya juga sudah memadai dan beberapa di antaranya telah terkenal hingga ke mancanegara. Bagaimana dengan keindahan alam pantainya? sekiranya cukup untuk mengikis habis ketakjuban Anda.

5 Pantai Terbaik di Pacitan Jawa Timur

Pantai Watu Karung

Pantai Terbaik di Pacitan
credit: Thomas BONNIN, CC BY 2.0

Watu Karung adalah desa pesisir selatan yang namanya demikian terdengar mewakili wisata pantai di Pacitan. Destinasi wisata populer, tidak saja di kalangan wisatawan domestik, tetapi juga terkenal di kalangan wisatawan mancanegara. Terkhusus melalui pantai utamanya, Pantai Watu Karung.

Ombak adalah satu hal yang melambungkan nama pantai ini. Setidaknya sejak kedatangan Bruce Irons, sang peselancar juara Rip Curl Pro Search 2008. Dia diajak Rizal Tanjung, peselancar kenamaan Indonesia untuk berselancar di sini. Aksinya tersebut kemudian menjadi cover majalah internasional, Waves.

Jadi, inilah pantai Pacitan yang mengawali daftar pantai terbaik di Pacitan. Dengan perjalanan mudah, dari Kota Pacitan ke selatan sekira 1 jam berkendara, Anda akan menjumpainya. Selain ke pantai utamanya, di Watu Karung, sobat juga bisa menjelajah hingga ke Pantai Kasap atau berperahu di Sungai Cokel.

Seiring dengan popularitasnya yang perlahan mendunia, fasilitas di Pantai Watukarung secara bertahap semakin memadai. Mudah menemukan warung, toilet dan lahan parkirnya pun luas. Untuk akomodasi, ada opsi homestay, guest house, villa hingga resort. Atau, bisa juga berkemah dengan mendirikan tenda.

Lokasi: Pringkuku, Ketro, Watukarung, Kec. Pacitan, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur

Pantai Klayar

Wisata Pantai Klayar
credit: flickr/Rachmad Kurniadi, CC BY-ND 2.0

Pantai terbaik di Pacitan selanjutnya adalah Pantai Klayar. Eksotika pesisir selatan Pacitan sangat kentara di pantai ini. Melalui harmoni perpaduan pasir putih yang membentang, tebing-tebing batu karang serta gradasi laut yang membiru yang tetap mengusung kerasnya ombak di pantai selatan.

Klayar seolah menu wajib bagi penggemar pantai di Pacitan. Pemandangan pantainya juga diperkaya dengan fenomena langka. Di sini ada batu karang raksasa ikonik yang menyerupai Sphinx di Mesir. Serta, air mancur yang dapat mengeluarkan bunyi seperti seruling yang dikenal sebagai Seruling Samudra.

Kecuali berenang, pengunjung bisa melakukan kegiatan yang umumnya dilakukan di pantai. Jelajah adalah aktivitas menarik, dekati tebing raksasa setinggi 9 meteran itu, atau bisa juga lebih dekat dengan "seruling samudera". Sekedar bersantai atau bisa juga menyewa ATV dan menyusuri sepanjang pantai ini.

Sebagai salah satu wisata pantai populer di Pacitan, fasilitas penunjang wisatanya pun memadai. Warung-warung, tempat ibadah, area parkir, toilet tersedia. Ada sejumlah homestay untuk akomodasi, persewaan ATV dan beberapa wahana lainnya. Untuk rute dan info detail, baca di Pantai Klayar Pacitan.

Lokasi: Dusun Kendal, Desa Sendang, Kecamatan Donorojo, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur

Pantai Teleng Ria

Wisata Pantai Teleng Ria di Pacitan
credit: unsplash.com/@husniatisalma

Jika Anda mendefinisikan diri sebagai traveler kebanyakan, suka hal-hal mudah dan minim dari tantangan, Pacitan telah siap dengan Pantai Teleng Ria. Desain alam yang membentuknya, kemeriahan yang ada serta kedekatan jarak dengan pusat kota, menjadikan pantai ini lebih ideal untuk wisata keluarga.

Berjarak kurang lebih 6 km dari Kota Pacitan, Anda hanya perlu kira-kira 5 menit berkendara ke selatan. Datangi pantai ini, bergabunglah dengan kemeriahan suasananya dan bergembiralah sejauh yang Anda suka. Hamparan pasirnya yang luas menawarkan beragam aktivitas, sekitar 40 h luas areanya.

Teleng Ria hampir tidak pernah sepi. Pantai favorit yang bisa dinikmati oleh segala usia. Meski tidak cocok untuk berenang, banyak yang bisa pengunjung lakukan. Anda bisa bersantai di hutan Kampung Cemara atau selfie di beberapa spot yang sengaja tersedia. Di hari-hari libur sering ada acara hiburan di sini.

Atau, susuri pesisirnya yang memanjang hingga 2,4 km. Naik ke atas bukit di sisi baratnya dan lihatlah betapa pantai ini indah dari ketinggian. Lanskapnya diperindah rangkaian Gunung Limo, pantainya berbatasan dengan spot surfing Pantai Pancer Door di timur dan Pantai Tamperan di barat yang kaya hasil laut.

Lokasi: Jl. Pantai Teleng Ria, Balong, Sidoharjo, Kec. Pacitan, Kab. Pacitan, Jawa Timur

Pantai Srau Pacitan

Pantai Srau Pacitan
credit: pxhere.com, CC0

Berjarak cukup dekat dengan jajaran pantai dan Sungai Cokel di Watu Karung, Pantai Srau adalah pilihan pantai terbaik di Pacitan yang benar-benar akan memuaskan petualangan. Ini bukan tentang satu pantai, namun tiga ruas pantai sekaligus yang masing-masing molek menawan dengan keunikan tersendiri.

Pantai pertama sebagai titik awal keberangkatan, berada di sebelah timur dan menghadap ke timur. Keindahannya lebih kentara di awal pagi, ketika pemandangan sunrise perlahan berseri. Pasirnya putih, landai memanjang. Ada pulau karang di tengah lautnya, sehingga ombak pun mengalun lebih tenang.

Ombak jadi keras menggila di ruas pantai kedua. Meskipun ada beberapa pulau karang di tengah laut, namun pantai yang dijuluki Pantai Wayang ini berhadapan langsung dengan Samudera Hindia. Pantai ketiga menghadap ke barat dengan karakter ombak yang juga besar. Sunset adalah sajian terindahnya.

Mengunjungi Pantai Srau, Anda hanya perlu berkendara mudah sejauh 23 km atau sekitar 45 menit ke selatan. Hanya saja jalannya berkelok-kelok, banyak tikungan. Di sekitar pantai ada penginapan, jika tidak ingin berkemah. Warung, mushola, area parkir, gazebo dan toilet, semuanya telah tersedia.

Lokasi: Desa Candi, Kecamatan Pringkuku, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur

Pantai Buyutan

Pantai Terindah di Pacitan
credit: instagram.com/sahyuza

Banyak pantai bagus di Pacitan, namun Pantai Buyutan-lah yang sekiranya wajib mengisi daftar terakhir pantai terbaik di Pacitan kali ini. Laut birunya membentang sejauh mata memandang. Pasir putihnya memanjang mengiringi perbentengan tebing karang yang berselimut tetumbuhan nan hijau rindang.

Tidak hanya itu. Watu Bale, Watu Pasar, Watu Kerun, Watu Kenong dan juga Watu Narada, turut memperindah panorama di lepas pantainya. Watu Narada adalah yang terbesar dan menjadi ikon Pantai Buyutan. Keberadaannya dikaitkan dengan legenda mahkota dewa Narada yang katanya pernah jatuh di pantai ini.

Pantai ini berada di bawah benteng tebing karang yang menjulang. Kehadiran Anda dimulai dari ketinggian, sehingga bisa puas menikmati lanskap alam sejauh pandangan. Terkhusus ketika senja mulai menjelang, seiring matahari perlahan terbenam, sajian sunset Pantai Buyutan sangatlah menakjubkan.

Meski tak sepopuler pantai yang tersebut sebelumnya, Pantai Buyutan berfasilitas cukup memadai. Kecuali mungkin penginapan, semua fasilitas umumnya pantai sudah tersedia. Bahkan ada jasa ojek untuk turun ke pantai. Untuk detail rutenya, baca artikel selengkapnya di Pantai Buyutan Pacitan.

Lokasi: Desa Widoro, Kecamatan Donorojo, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur

Bagaimana? apakah tertarik mengunjungi salah satu pantai Pacitan di atas. Terbaik mungkin relatif, terutama jika Anda adalah petualang pantai anti mainstream. Seorang yang lebih suka destinasi menantang dan tersembunyi. Banyak pantai tersembunyi di Pacitan, salah satunya Pantai Pangasan.

Air Terjun Tukad Cepung Bali - Daya Tarik, Fasilitas, dan Harga Tiket

Air Terjun Tukad Cepung Bali - Daya Tarik, Fasilitas, dan Harga Tiket

Sebagai tujuan wisata utama di Indonesia, Bali memiliki sudut alam budaya yang selalu menarik. Tidak hanya pantai, Bali juga kaya wisata alam dalam balutan sejuk pegunungan. wisata Danau di Bali pun tenang menawan, sementara banyak juga air terjun yang mengagumkan. Air Terjun Tukad Cepung salah satunya.

Air Terjun Tukad Cepung Bali
credit: unsplash.com/@marcotjokro

Tukad Cepung Waterfall merupakan satu dari koleksi wisata air terjun di daerah Bangli. Lokasinya tersembunyi di Dusun Penida Kelod, Tembuku, Kabupaten Bangli, Bali. Meskipun tersembunyi dan sedikit membutuhkan perjuangan untuk mencapainya, air terjun ini eksotik karena seolah berada dalam sebuah goa.

Tukad Cepung termasuk tempat wisata Bangli terbaru, namun telah menjadi salah satu tujuan favorit, selain Tibumana Waterfall. Tidak sedikit turis mancanegara yang mengunjunginya. Jadi, saat ini sudah semestinya giliran Anda. Berangkatlah, setelah sebelumnya tuntas membaca informasi dalam artikel ini.

Daya Tarik Tukad Cepung Waterfall Bali

Air Terjun Tukad Cepung Bangli unik karena menempati cekungan benteng tebing yang menjulang. Setinggi kurang lebih 15 meter, airnya jatuh bak tirai seolah masuk ke dalam sebuah goa. Rimbunnya kehijauan yang berada di atas tebing membuat cahaya matahari yang masuk semakin memperindah pemandangannya.

Air yang jatuh tertampung sementara kemudian mengalir pelan membasahi dasar cekungan tebing. Benteng tebing yang berlumut tampak selalu basah turut menyempurnakan keeksotikan air terjun ini. Sangat memanjakan mata, terlebih bagi pecinta fotografi, banyak sudut keindahan yang layak Anda abadikan.

Meski demikian, keindahan Air Terjun Tukad Cepung Bali sebenarnya sudah tersaji setidaknya sejak Anda diharuskan melakukan trekking. Menuruni jalan berundak, sementara rimbun hijaunya pepohonan dan udara yang sejuk senantiasa mengiringi perjalanan. Lingkungannya benar-benar masih asri alami.

Tidak hanya jalan setapak yang berundak-undak, setiap wisatawan yang berkunjung ke Tukad Cepung Waterfall juga harus menyelinap di antara sela-sela tebing dengan akses yang cukup sempit. Tentunya, bagi traveler petualang alam, perjalanan ke air terjun ini akan menyisakan pengalaman tersendiri.

Fasilitas Wisata Tukad Cepung Waterfall
credit: unsplash.com/@indrevela

Tiket, Fasilitas Wisata, dan Akomodasi

Tukad Cepung merupakan objek wisata baru yang masih dikelola oleh warga setempat. Oleh karena itu, fasilitas wisatanya belum benar-benar memadai. Sudah tersedia lahan untuk memarkir kendaraan. Adapun tiket masuk, awalnya hanya berupa donasi, namun kini sudah ditentukan tarifnya, yakni sekitar Rp 15K.

Akses jalan menuju air terjun ini hanya berupa jalan setapak yang sederhana, namun cukup baik. Ada juga beberapa bagian yang curam dengan sejumlah anak tangga. Untuk konsumsi, terdapat beberapa warung tradisional yang menyediakan makanan dan minuman di beberapa titik ketika Anda menuju air terjun ini.

Selebihnya, untuk akomodasi terdekat bisa Anda temukan dalam jarak kurang lebih 6 menit berkendara dari kawasan parkir utama objek wisata alam ini. Untuk rekomendasi penginapan terdekat, Anda bisa mempertimbangkan menginap di D Karang Homestay, De Klumpu Bali Eco, atau De Umah Bali Eco.

Harga Tiket Masuk Air Terjun Tukad Cepung Bangli
credit: unsplash.com/@fgiorgio

Lokasi Air Terjun Tukad Cepung Bangli

Tukad Cepung Waterfall Bali masuk dalam kawasan Banjar Penida Kelod, di Desa dan Kecamatan Tembuku, Bangli. Kurang lebih 8 km dari Kecamatan Bangli, 30 km atau 50 menit berkendara dari Kawasan Wisata Ubud dan Kintamani. Sekitar 40 km atau 1 jam berkendara jika berangkat dari Denpasar. Lihat Peta

Pantai Wedi Awu Malang - Fasilitas Wisata, Harga Tiket Masuk, Rute

Pantai Wedi Awu Malang - Fasilitas Wisata, Harga Tiket Masuk, Rute

Pantai Wedi Awu Malang Selatan. Selamat datang di Malang Raya. Lepaskanlah hiruk pikuk rutinitas harian dan mari kembali berwisata menjelajah alam. Siapapun dan apapun kebutuhan liburan Anda, niscaya Malang punya banyak cara untuk memanjakan siapa saja.

Pantai Wedi Awu Malang Selatan
credit: instagram.com/ai_setyawan

Ketika tersesat di artikel ini, penulis tahu bahwa wisata pantai adalah gaya Anda. Jika benar begitu, silahkan meluncur ke selatan untuk bermanja di moleknya pantai di Malang. Bingung milihnya? Datangi saja Pantai Wedi Awu di Purwodadi, Tirtoyudo, Malang, Jawa Timur.

Daya Tarik Pantai Wedi Awu Malang

Wedi Awu adalah keindahan pesisir selatan yang jarang terjamah dan merupakan surga tersembunyi bagi para peselancar. Dengan gelombang ombak yang bisa mencapai ketinggian hingga tiga meter, pantai ini menjadi salah satu Pantai Malang yang ideal untuk berselancar.

Menariknya, sebagian besar yang datang adalah peselancar mancanegara yang telah bosan dengan gegap gempitanya wisata pantai di Pulau Dewata Bali. Mereka mencari suasana baru yang sepi agar bisa leluasa berselancar ria. Dan, mereka pun menemukan pantai indah ini.

Jika sobat traveler adalah seorang peselancar, nikmati dua surga sekaligus, yakni Pantai Lenggoksono dan Pantai Wedi Awu Malang. Lokasi kedua pantai ini hanya terpisahkan oleh Bukit Tumpak Wi dengan jarak tempuh kurang lebih 30 menit perjalanan berkendara.

Sebagai pembeda, Pantai Wediawu lebih ideal untuk surfer profesional karena dasarnya adalah bebatuan karang. Sementara itu, Pantai Lenggoksono Malang lebih bersahabat bagi pemula karena dasar pantainya berupa pasir dan gelombang ombaknya tidak terlalu tinggi.

Ada sisi lain yang menarik? Tidak seperti pantai wisata di Malang yang umumnya berpasir putih, permukaan Pantai Wedi Awu adalah pasir berwarna agak kecoklat-coklatan. Pasir pantainya terhampar cukup luas, sehingga cocok untuk beragam aktivitas di atas pasir.

Fasilitas Wisata di Pantai Wedi Awu Malang
credit: instagram.com/doliphoto

Wedi Awu adalah pantai asri yang jauh dari kesan kotornya pantai populer. Sebuah pantai bersih terlindung oleh rimbun kehijauan yang mengelilinginya. Komposisi warna alam begitu apik terjaga, sementara semilir angin dan sepinya suasana turut menghadirkan ketenangan.

Jika berlibur ke sini baiknya menyiapkan durasi lebih. Pantai ini adalah salah satu dari paket destinasi pantai di wilayah Tirtoyudo. Paket wisata ini populer dengan nama Bowele (Pantai Bolu-bolu, Wedi Awu, dan Lenggoksono) yang siap menguras habis rasa ketakjuban Anda.

Tiket dan Fasilitas Pantai Wedi Awu

Sebagai pantai yang masih terbilang baru, fasilitas di pantai ini belumlah memadai. Namun bukan berarti tidak ada sama sekali. Telah tersedia warung makanan, beberapa toilet dan lahan parkir yang cukup luas. Yang menarik adalah ada juga lapangan bola di dekat pantai ini.

Meski ideal untuk berselancar, pantai ini belum menyediakan penyewaan alat pendukung aktivitas tersebut. Bagaimana dengan penginapan? belum ada. Jika ingin bermalam bisa camping mendirikan tenda. Usahakan minta izin ke warga mengingat kondisi pantai yang masih sepi.

Harga Tiket Masuk : Setiap pengunjung yang ingin menikmati pantai ini akan membayar biaya masuk yang sangat murah, yakni IDR 5K.

Harga Tiket Masuk Pantai Wediawu Malang
credit: instagram.com/ai_setyawan

Rute Lokasi Pantai Wediawu Malang

Pergi ke pantai ini direkomendasikan memakai kendaraan roda dua dan pastikan kondisinya bagus. Meski sebagian besar jalan beraspal, kondisi geografis memungkinkan banyaknya ruas jalan yang sempit, berkelok-kelok, naik-turun dengan beberapa tikungan tajam melewati jurang.

Dari pusat kota Malang, lanjutkan perjalanan ke arah Kecamatan Dampit untuk selanjutnya menuju ke Kecamatan Tirtoyudo. Berbelok ke kanan ketiga sampai di pertigaan Tangsi di daerah Desa Tirtoyudo. Dari pertigaan tersebut, pantai ini masih berjarak kurang lebih 30 kilometer.

Jalanan mulai rusak terutama ketika Anda telah sampai 10 kilometer mendekati lokasi pantai. Rute ini sama dengan Pantai Lenggoksono Malang, bedanya, di persimpangan terakhir beloklah ke arah timur (kiri) untuk menuju ke pantai ini. Untuk mempermudah, gunakan Peta Rute.

Candi Ratu Boko Yogyakarta - Sejarah, Fasilitas, Harga Tiket Masuk

Candi Ratu Boko Yogyakarta - Sejarah, Fasilitas, Harga Tiket Masuk

Istilah candi dalam bahasa Indonesia secara umum mewakili sebuah bangunan tempat ibadah peninggalan purbakala Hindu-Buddha. Namun, bagaimana dengan Candi Ratu Boko di Yogyakarta? yang di lokasinya tertulis "keraton" di awal namanya. Menurut Legenda Roro Jonggrang, situs ini adalah sisa-sisa reruntuhan kerajaan Ratu atau Prabu Boko, ayah "gadis langsing" tersebut.

Candi Ratu Boko Yogyakarta
credit: undeklinable from EspaƱa, CC BY-SA 2.0

Berdasarkan legenda itu juga situs purbakala ini terhubung dengan Candi Prambanan dan Candi Sewu. Adapun ketika merujuk pada prasasti, nama aslinya adalah Abhayagiriwihara (biara di bukit penuh kedamaian) sehingga benar juga jika ini adalah kompleks candi. Ada juga yang mengatakan Ratu Boko merupakan bagian dari kerajaan yang berfungsi sebagai tempat ibadah khusus keluarga raja.

Sebuah bangunan arsitektur purba, sejarahnya masih berselimutkan misteri. Terlebih jika terdapat dongeng lokal yang menyertainya. Jadi, jika sobat pembaca adalah traveler penyuka sejarah dan budaya, datangi saja Candi Ratu Boko Yogyakarta. Kagumi arsitekturnya sembari mencari tahu info lebih lanjut tentang sejarahnya. Artikel ini akan menjadi pengantar maya petualangan wisata Anda.

Sejarah Ratu Boko Yogyakarta

Ada perkiraan Candi Ratu Boko atau Keraton Ratu Boko mulai dibangun oleh raja dari Wangsa Syailendra pada kisaran abad ke-8. Prasasti Abhayagiriwihara yang berangka tahun 792 M adalah bukti tertulis yang ditemukan. Abhaya berarti damai atau bebas dari bahaya, giri berarti gunung atau bukit, dan wihara adalah tempat ibadah penganut agama Buddha. Abhayagiriwihara berarti biara di atas bukit penuh kedamaian.

Prasasti itu menyebutkan bahwa Raja Tejahpurnapane Panamkarana telah memerintahkan pembangunan Abhayagiriwihara. Ada dugaan bahwa raja itu adalah Rakai Panangkaran (746-784 M). Ada yang mengatakan Rakai Penangkaran mengundurkan diri sebagai raja demi ketenangan rohani. Ia ingin memusatkan pikiran pada masalah keagamaan sehingga dibangunlah wihara bernama Abhayagiri pada tahun 792 M.

Abhayagiri merupakan bangunan berlatar belakang agama Buddha karena Rakai Penangkaran adalah penganut Buddha. Hal ini dibuktikan dengan adanya Arca Dyani Buddha. Namun, karena kemudian hari kekuasaan diambil alih oleh raja-raja Mataram Hindu, bangunan ini pun selanjutnya dipengaruhi oleh Hinduisme dan Buddhisme. Unsur-unsur Hindu bisa diketahui dengan adanya Arca Durga, Ganesha, dan Yoni.

Menariknya, kompleks yang dulunya hadir sebagai tempat peribadatan ini diduga diubah menjadi keraton. Lengkap juga dengan benteng pertahanan bagi raja bawahan yang bernama Rakai Walaing Pu Kumbayoni (898-908 M). Nama Abhayagiri pun berganti menjadi Kraton Walaing. Menurut Prasasti Siwagrha, tempat ini berfungsi sebagai kubu pertahanan yang terdiri atas tumpukan ratusan batu oleh Balaputra.

Meski demikian, tidak sedikit yang meragukan bahwa pernah ada istana di dataran ini. Terlebih jika kita hubungkan dengan Legenda Ratu Boko. Salah satu alasan yang mendasari keraguan tersebut adalah batuan dasar yang merupakan batuan kapur. Batuan kapur sangat berpori, sehingga air tidak mungkin bisa bertahan lama. Jika pernah ada kerajaan, tempat ini harusnya menampung ratusan orang yang tinggal.

Pada era 1950an, dataran ini hanya menampung beberapa keluarga petani. Dan, masalah utama mereka adalah kekurangan air. Apabila memang tetap dihubungkan dengan kerajaan, masih ada asumsi yang lebih masuk akal, yakni Ratu Boko merupakan bagian dari kerajaan yang luas. Kegiatan kerajaan dapat dilakukan di dataran rendah, sementara di dataran tinggi berfungsi untuk ritual khusus keluarga kerajaan.

Fasilitas Wisata Istana Ratu Boko Jogja
credit: M Yusril Mirza, CC BY-SA 4.0

Daya Tarik dan Aktivitas Wisata

Keraton Ratu Boko merupakan kompleks sisa-sisa bangunan megah di sebuah bukit pada ketinggian 196 mdpl. Di sini, wisatawan akan merasakan kedamaian. Hal ini senada dengan nama prasastinya yang bermakna biara di bukit penuh kedamaian. Larut dalam ketenangan, sementara sejauh mata memandang hanya keindahan, lanskap kota Yogyakarta, Candi Prambanan yang berlatar belakang Gunung Merapi.

Area keseluruhannya adalah 25 H dan terbagi menjadi empat bagian. Di bagian tengah terdapat bangunan gapura utama, area lapang, Pasabean, Candi Pembakaran, kolam, dan batu berumpak. Bagian tenggara mencakup pendopo, balai-balai, beberapa candi, kolam, serta kompleks Keputren. Di bagian timurnya ada kompleks goa, stupa Buddha dan juga memiliki kolam. Sementara itu, di bagian barat hanya berupa perbukitan.

Dari pintu masuk, wisatawan biasa memulai penjelajahan dengan meniti tangga hingga di gapura. Sejauh ini gapura Candi Ratu Boko merupakan spot paling ikonik yang sering menjadi latar untuk berswafoto. Jika menggemari fotografi, banyak sekali sudut indah yang bisa Anda ambil gambarnya. Momen terbaiknya adalah ketika sore hari menjelang senja. Sunset di Ratu Boko adalah salah satu yang terbaik di Jogja.

Setelah memasuki gapura, hamparan rumput hijau dengan satu pohon besar menyambut dengan nuansa teduh. Area ini merupakan tempat favorit untuk bersantai setelah puas berkeliling di Keraton Ratu Boko. Dari sini, sobat traveler bisa lanjutkan menuju ke Paseban serta aula seperti bekas pendopo kerajaan. Berjalanlah lebih ke dalam lagi untuk menemukan reruntuhan batu yang tersusun sedemikian rupa.

Masih banyak spot untuk eksplorasi. Jangan lupa juga mengunjungi sumur penuh misteri di arah tenggara Candi Pembakaran. Konon, nama sumur tersebut adalah Amerta Mantana atau air suci bermantra. Banyak mitos sehubungan dengan sumur tersebut, salah satunya adalah keberuntungan bagi yang memanfaatkannya. Kunjungi juga dua goa yang ada, yakni Goa Lanang di atas dan Goa Wadon di bagian bawahnya.

Situs Ratu Boko adalah bangunan purbakala yang memiliki keunikan tersendiri dibanding dengan situs-situs peninggalan lainnya. Secara keseluruhan tidak berupa candi atau kuil, melainkan seperti tempat tinggal. Pastikan menelusurinya lebih dalam agar mendapatkan lebih banyak lagi. Waktu kunjungan terbaik adalah sore hari. Sekitar pukul 17.00 WIB, keindahan matahari terbenam sudah bisa Anda nikmati di sini.

Harga Tiket Masuk Ratu Boko Temple Yogyakarta
credit: pixabay.com/alikosunawang

Fasilitas Wisata dan Harga Tiket

Bersama dengan Candi Borobudur dan Candi Prambanan, Ratu Boko masuk dalam satu BUMN, yakni PT Taman Wisata Candi. Oleh karenanya, situs ini pun telah mengalami penataan ulang sebagai tempat pendidikan dan kegiatan budaya. Beberapa bangunan tambahan terlihat di depan gapura, yakni restoran dan Plaza Andrawina. Selain itu, ada juga camping ground dan fasilitas trekking, paket edukatif arkeologi.

Fasilitas lain yang tersedia di kompleks Keraton Boko adalah tempat ibadah berupa Mushola, kios-kios souvenir dan gazebo. Lahan parkirnya pun luas, serta terdapat sejumlah toilet atau kamar mandi umum. Sementara itu untuk akomodasi, dengan mudah Anda temukan beragam jenis penginapan, seperti hotel, guest house dan homestay. Penginapan terdekat hanya berjarak kurang dari satu kilometer saja.

KeteranganHarga
HTM WisnusIDR 40K
HTM Wisman25 Dollar (± IDR 354K)
Parkir Roda 2IDR 5K
Parkir Roda 4IDR. 10K
Note: harga tidak selalu akurat, bisa berubah sewaktu-waktu.

Rute dan Lokasi Candi Ratu Boko

Keraton Ratu Boko berada di Gatak, Bokoharjo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman, DIY. Sekitar 16 km dari pusat kota Yogyakarta atau sekitar 3 km dari Candi Prambanan. Rute bisa dimulai dari Jl Laksda Adisutjipto dan Jl Raya Solo - Yogya ke arah timur. Di persimpangan Pasar Prambanan, belok kanan ke Jl Prambanan - Piyungan. Agar mudah, gunakan peta lokasi Di sini.

Candi Sewu Prambanan - Sejarah, Fasilitas Wisata, dan Harga Tiket

Candi Sewu Prambanan - Sejarah, Fasilitas Wisata, dan Harga Tiket

Candi Sewu Prambanan. Bagi traveler pecinta sejarah dan budaya, ada banyak candi Hindu-Buddha di Indonesia. Borobudur dan Prambanan, semua orang tahu, keduanya masuk daftar Situs Warisan Dunia. Namun di sekitar dua monumen tersebut, masih ada banyak candi. Bahkan sebagian candi diduga berusia lebih tua, Manjusrighra salah satunya.

Candi Sewu Prambanan
credit: Julien, CC BY-NC-ND 2.0

Manjusrighra atau yang terkenal dengan nama Candhi Sewu terletak sangat dekat dengan Candi Prambanan, sekitar 800 meter di sisi utaranya. Seperti Prambanan, candi ini berada di perbatasan Yogyakarta dan Jawa Tengah. Secara administratif berlokasi di Dukuh Bener, Desa Bugisan, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten, Provinsi Jawa Tengah.

Meski bercorak Buddha, keberadaan candi ini terkait dengan Prambanan yang bercorak Hindu, khususnya ketika merujuk pada legenda Loro Jonggrang. Nama Candi Sewu pun berasal dari legenda tersebut. Baca; Legenda Candi Prambanan. Sebagai candi Buddha, Candi Sewu merupakan yang terbesar kedua setelah Candi Borobudur di Magelang, Jawa Tengah.

Sejarah Candi Sewu Prambanan

"Prasada Vajrasana Manjusrigrha" merupakan nama asli kompleks candi ini. Nama itu berdasarkan Prasasti Kelurak (782 M) dan Prasasti Manjusrigrha (792 M) yang ditemukan pada tahun 1960. Prasada berarti candi dan Vajrasana berarti tempat Wajra (halilintar atau intan) bertahta. Adapun Manjusri-grha bermakna rumah Manjusri, salah satu Boddhisatwa dalam ajaran Buddha.

Berdasarkan dua prasasti di atas, candi ini dibangun pada tahun 782 Masehi, bersamaan pembangunan Candi Kalasan. Kemudian diperluas tahun 792 Masehi. Dibangun pada akhir pemerintahan Rakai Panangkaran (746-784), salah satu raja termasyur dari kerajaan Mataram Kuno (Kerajaan Medang). Di periode inilah ada kegairahan membangun candi-candi Buddha di Dataran Prambanan.

Sejarah Candi Sewu Prambanan
credit: Julien, CC BY-NC-ND 2.0

Terlihat dari desain arsitektural, bangunan candi kemungkinan menginspirasi desain Candi Plaosan dan Candi Prambanan. Ada dugaan bahwa candi ini mengalami pemugaran di masa pemerintahan Rakai Pikatan dari dinasti Sanjaya penganut Hindu yang menikahi Pramodhawardhani dari dinasti Syailendra penganut Buddha. Ketika Sanjaya berkuasa, rakyatnya masih beragama Buddha.

Ada nuansa harmonis antara Hindu dan Buddha di masa itu. Selain Candi Sewu yang bercorak Buddha dan Candi Prambanan yang Hindu, banyak sekali candi-candi atau situs purbakala yang berjarak beberapa ratus meter saja di lembah Prambanan. Ini menunjukkan bahwa Prambanan dulunya merupakan kawasan penting dalam sektor keagamaan, politik dan kehidupan urban Jawa Kuno.

Nama Candi Sewu lebih populer ketimbang nama asli candi yang pernah mengalami kerusakan parah saat gempa tahun 2006 ini. Nama ini berdasarkan legenda Loro Jonggrang yang menghubungkannya dengan Candi Prambanan dan Situs Ratu Boko. Padahal, aslinya hanya berjumlah 249 candi. Candi utama berada di tengah yang di keempat sisinya dikelilingi kuil mengapit dan candi tambahan.

Pada beberapa prasasti, tertulis bahwa Candi Sewu tercipta sebagai Mandala raksasa, yang mana geometri bangunannya menggambarkan alam semesta. Di Mandala ini, Buddha Vairocana menempati bagian tengah dengan dikelilingi oleh lima tathagata yang merupakan personifikasi dari kualitas Buddha. Lima tathagata di antaranya Akshobhya, Ratnasambhava, Amitabha, dan Amogasiddhi.

Fasilitas Wisata dan Harga Tiket Sewu Temple
credit: Sarah Starkweather, CC BY-NC-ND 2.0

Fasilitas dan Harga Tiket Masuk

Dalam hal wisata, situs purbakala Candi Sewu banyak dikunjungi wisatawan, baik domestik maupun mancanegara. Salah satunya, karena berada di sekitar Candi Prambanan yang telah menjadi salah satu daya tarik utama wisata di Indonesia. Oleh karenanya, fasilitasnya pun cukup memadai. Selain lahan parkirnya luas, ada kamar mandi, panggung hiburan, mushola dan ragam penginapan.

Sebenarnya tidak ada harga tiket masuk. Wisatawan biasa mengunjungi candi ini satu paket dengan Candi Prambanan. Tiket masuknya juga bergantung dengan bagaimana kita mengunjunginya dari Prambanan. Memilih menyewa sepeda, mobil listrik atau naik kereta wisata. Jika berminat, bisa juga berjalan kaki, ada beberapa candi lain yang bisa Anda nikmati sebelum Candi Sewu.

KeteranganHarga
Sewa Sepeda Single± IDR 10K
Sewa Sepeda Double± IDR 20K
Sewa Mobil Listrik± IDR 30K
Naik Kereta Wisata± IDR 20K
Note: harga tidak selalu akurat, bisa berubah sewaktu-waktu.

Lokasi dan Rute ke Candi Sewu

Kompleks candi ini hanya berjarak 800 meter di sisi utara Candi Prambanan. Sehingga akses jalannya pun mudah, sekitar 40 menit berkendara dari pusat kota Yogyakarta. Tinggal ikuti saja alur yang mengarah ke Jl Raya Solo hingga Jl raya Yogyakarta-Prambanan. Ketika di pertigaan, lanjut ke utara melewati Jl Taman Prambanan Kulon. Ikuti jalan itu sampai di lokasi. Peta Lokasi.

Desa Gumantar Lombok - Daya Tarik Desa Adat Beleq dan Rutenya

Desa Gumantar Lombok - Daya Tarik Desa Adat Beleq dan Rutenya

Desa Gumantar Lombok. Bagi sebagian traveler, wisata bukan hanya tentang kegembiraan mengunjungi objek wisata modern ataupun wisata alam. Mereka ingin perjalanan lebih bermakna. Sejenak menjadi bagian dari sebuah komunitas, yang di dalamnya kearifan lokal senantiasa terjaga.

Jika sobat adalah traveler yang menghendaki hal itu, Indonesia adalah salah satu negara multikultural terbesar. Banyak sekali tempat yang memungkinkan untuk memanjakan gairah estetika budaya Anda. Pulau Lombok di Nusa Tenggara Barat yang terkenal dengan keindahan alamnya pun memilikinya.

Desa Gumantar Adat Beleq Lombok
credit: instagram.com/nita.fransiska

Di balik kepopuleran wisata Pulau Gili dan Gunung Rinjani, Lombok juga kaya pesona budaya melalui keberadaan suku pribuminya, Suku Sasak. Di sekitar Taman Nasional Gunung Rinjani, ada beberapa desa adat eksotik yang demikian kuat memelihara adat istiadat nenek moyang mereka.

Selain di Desa Senaru yang merupakan salah satu jalur pendakian resmi Rinjani, ada beberapa desa adat lain yang bisa sobat kunjungi. Satu di antaranya adalah Desa Gumantar, Kecamatan Kayangan, Kabupaten Lombok Utara yang menawarkan kemolekan budaya dari Desa Adat Dusun Beleq.

Perihal Desa Adat Dusun Beleq

Desa Gumantar merupakan satu dari 8 desa yang ada di Kecamatan Kayangan, Lombok Utara. Di desa ini banyak sekali situs sejarah bernuansa budaya, terutama yang berpusat di Dusun Dasan Beleq. Dusun Beleq sendiri dikatakan sebagai kampung awal dari adanya perkampungan di Lombok Utara.

Luas kampung adat ini kurang lebih 1 hektar. Luas tersebut belum termasuk dengan kuburan adat dan perkebunan. Area Desa Adat Beleq terbagi lagi menjadi beberapa areal, di antaranya ada Bale Pegalan, Rumah Penghulu, Rumah Pemangku, Rumah Raden, Rumah Mekel, dan Rumah Tuaq Lokak.

Bale Pegalan merupakan rumah induk di tengah-tengah kampung. Tempat ini berfungsi sebagai tempat memutuskan segala sesuatu yang berhubungan dengan adat. Bale Pegalan tidaklah berpenghuni karena digunakan saat-saat tertentu saja dan hanya pemangku yang boleh memasukinya.

Secara sosiokultural, masyarakat adat di Dusun Beleq terkait erat dengan Islam. Pusat keagamaannya berada di Desa Gumantar, terdapat Masjid Kuno Gumantar sebagai peninggalan para wali dan ulama di masa lalu. Adapun Dusun Beleq merupakan pusat pemerintahan di masa itu.

Secara umum, Suku Sasak sebagian besar beragama Islam. Namun yang menarik, ada sebagian kecil dari suku bangsa asli Lombok itu yang menjalankan praktik agama Islam dengan cara berbeda, yakni Islam Wetu Telu. Masyarakat Dusun Beleq Desa Gumantar erat dengan tradisi-tradisi Wetu Telu.

Aktivitas di Desa Gumantar Lombok

Bagi para traveler, perjalanan ke Desa Adat Dusun Beleq akan memberi pengalaman wisata yang berkesan. Bahkan, sejak pertama kali melihat arsitektur bangunannya yang khas. Semakin menarik ketika sobat mengetahui kebiasaan unik masyarakatnya, salah satunya gemar memakan daun sirih.

Cobalah berinteraksi dengan masyarakatnya. Menghayati kearifan lokal. Atau, bertanya tentang kisah Mak Beleq dan Kendi. Keduanya adalah tokoh penyebar Islam di sekitar Bayan. Nama lain Mak Beleq adalah Datu Bayan, sedangkan Kendi tinggal dan mengajarkan Islam di Dusun Beleq dan sekitarnya.

Selain menawarkan pengalaman wisata budaya, Desa Gumantar merupakan desa yang asri. Jauh sekali dari hiruk-pikuk kehidupan masyarakat Modern. Desa yang indah ini juga termasuk Air Terjun Tiu Ngumbak yang menawan dan tersembunyi. Di butuhkan perjuangan untuk menjamahnya.

Lokasi dan Rute ke Desa Gumantar

Dari pusat Kota Mataram, mulailah dengan berkendara sekitar 2 jam menuju Desa Gumantar di Kabupaten Lombok Utara. Bisa menggunakan kendaraan roda empat, namun kondisi jalan lumayan rusak dan berdebu. Dari Kota Tanjung, ibukota Lombok Utara, masih perlu 1 jam lagi ke arah timur. Peta Lokasi.

Pantai Buyutan Pacitan - Daya Tarik, Fasilitas, Harga Tiket, dan Rute

Pantai Buyutan Pacitan - Daya Tarik, Fasilitas, Harga Tiket, dan Rute

Pantai Buyutan Pacitan. Kepada pecinta alam, kabupaten Pacitan di Jawa Timur menawarkan segala pesona. Cobalah ke pesisir selatan, pantai-pantai indah itu benar nyata keberadaannya. Datangi satu dua di antaranya dengan segenap bahagia. Dan, pastikan bermanja penuh etika.

Mungkin, pergi ke Pantai Soge untuk merasakan seolah berada di great ocean road-nya Australia. Bisa juga ke Pantai Watu Karung, kemudian melebar ke Pantai Kasap yang dikatakan mirip Raja Ampat. Atau, langsung saja ke Pantai Buyutan, tetangga Pantai Banyu Tibo yang pastinya mengagumkan.

Pantai Buyutan Pacitan
credit: instagram.com/sahyuza

Pergilah wahai "kisanak" pecinta keindahan. Kunjungilah Pantai Buyutan di Desa Widoro, Donorojo, Pacitan, Jawa Timur. Awali perjalanan dengan berpetualang maya, membaca tuntas artikel ini. Agar terbekali diri dengan beragam informasi yang memang seharusnya Anda ketahui, sebelum pergi.

Daya Tarik dan Aktivitas Wisata

Buyutan, jelas merupakan pantai yang indah. Laut birunya membentang sejauh mata memandang, sementara hamparan pasir putihnya memanjang, senantiasa setia disapa alunan ombak yang datang. Tidak hanya itu, perbentengan tebing karang juga elegan berselimut tetumbuhan hijau rindang.

Bahkan sebelum turun mencapai tepi lautnya, siapa saja akan terkesima oleh lanskap alam dari ketinggian. Tidak hanya laut yang membiru, panorama Pantai Buyutan juga berhias gugusan batu karang di lepas pantainya. Watu Bale, Watu Pasar, Watu Kerun, Watu Kenong dan ada juga Watu Narada.

Di antara batuan tersebut, Watu Narada adalah yang terbesar dan paling ikonik. Nama dan keberadaannya dikaitkan dengan legenda tentang mahkota. Menurut foklor yang berkembang di masyarakat, batu tersebut adalah mahkota dewa Narada yang jatuh ketika sedang terbang melintasi pantai ini.

Ketika masih berada di ketinggian, Anda perlu melebar. Temukanlah sejumlah titik keindahan dengan sudut pandang yang berbeda. Jangan lupa, di atas ketinggian itu juga terhampar kebun kedelai yang cukup luas. Hijau muda kekuning-kuningan adalah warna yang ditawarkan dan layak diabadikan.

Memang, setiap orang unik dalam mendefinisikan keindahan, namun cobalah ke tebing di sisi timur. Banyak pengunjung yang mengamini betapa keindahan Pantai Buyutan kentara di spot ini. Momen terbaik adalah ketika senja mulai menjelang, seiring matahari terbenam, sunsetnya mengagumkan.

Tentu, Anda bisa mengatur kedatangan untuk itu. Yang pasti, ini masih seputar molek alam di atas tebingnya. Harus disadari, hamparan pasir putih dan birunya lautan akan secara halus memaksa siapapun turun mendekatinya. Membiarkan Anda bermain sepuasnya, asal jangan berenang, itu berbahaya.

Jelajahi sekujur pantai ini. Pesisir pantainya cukup luas memanjang, cukup membuat Anda lelah dalam kekaguman. Ketika air laut surut, sangat dimungkinkan lebih dekat dengan bebatuan karang, bisa sedekat mungkin dengan Watu Narada. Jika merasa kerasan, bisa juga mendirikan tenda dan bermalam.

Fasilitas Wisata di Pantai Buyutan Pacitan
credit: Omedbpj, CC BY-SA 4.0

Fasilitas dan Harga Tiket Masuk

Meski tak sepopuler Pantai Klayar atau pantai di Pacitan lainnya, Pantai Buyutan juga telah dilengkapi sejumlah fasilitas. Akses jalan dari tebing turun ke pantai juga cukup bagus, namun menurun tajam. Anda bisa memarkir kendaraan di area parkir pertama jika tida berani menuruninya.

Sebagai solusi jika tidak ingin berjalan kaki, bisa memanfaatkan jasa ojek yang tersedia. Untuk konsumsi, ada warung penjual makanan dan minuman. Untuk ibadah, bagi umat muslim tersedia musholla. Fasilitas lainnya adalah area parkir dan toilet. Dan, berikut harga tiket masuk Pantai Buyutan.

Keterangan Harga
Tiket Masuk ± IDR 10K
Parkir Roda 2 ± IDR 2K
Parkir Roda 4-6 ± IDR 5K-10K
Jasa Ojek ± IDR 10K PP
Camping Ground ± IDR 10K
Note: harga tidak selalu akurat, bisa berubah sewaktu-waktu.

Rute ke Pantai Buyutan Pacitan

Seperti yang dikatakan di awal, Pantai Buyutan berlokasi di Desa Widoro, Kecamatan Donorojo, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Rutenya selalu bergantung dari mana arah kedatangan Anda. Jika dari Pacitan, gunakanlah rute melalui Pasar Kalak. Dari Pacitan, bisa melanjutkan ke arah Goa Gong.

Ketika sampai di pertigaan Punung yang berada di sisi barat POM Bensin Punung, ikuti jalur ke Goa Gong. Ketika berada di kompleks objek wisata tersebut, lanjutkan dengan mengikuti arah ke Desa Kalak hingga tiba di balai desanya. Temukan perempatan, ambil jalur ke kiri menuju Pasar Kalak.

Setelah pasar tersebut, ada pertigaan, belok ke kanan. Harusnya di sekitar pertigaan tersebut, sudah ada papan petunjuk arah ke Pantai Buyutan. Ikuti saja petunjuk jalannya. Menggunakan rute ini diperlukan waktu tempuh perjalanan sekitar satu jam dengan jarak kurang lebih 35 kilometer.

Sementara itu, jika sobat datang dari arah Surakarta atau Yogyakarta, jaraknya kira-kira 100 kilometer atau 3 jam perjalanan berkendara. Anda bisa menggunakan rute melalui Pracimantoro, belok ke selatan ketika sampai di pertigaan Giribelah ke arah Pantai Nampu melalui Pantai Banyu Tibo. Peta Lokasi

Pantai Ngandul Pacitan - Fasilitas Wisata, Harga Tiket Masuk, Rute

Pantai Ngandul Pacitan - Fasilitas Wisata, Harga Tiket Masuk, Rute

Pantai Ngandul Pacitan. Bagi traveler penyuka pantai, Pacitan merupakan destinasi di Jawa Timur yang wajib dikunjungi. Selain populer dengan wisata goa, kabupaten di ujung barat daya ini juga kaya akan pesona pantai. Puluhan pantai di Pacitan telah siap memanjakan gairah wisata pecintanya.

Selain pantai-pantai indah yang sudah populer, seperti Pantai Klayar dan Pantai Kasap, pesisir Pacitan juga menyimpan sejumlah pantai perawan yang tersembunyi. Satu di antaranya adalah Pantai Ngandul yang eksotik dengan desain alam yang memadukan birunya laut dan tebing karang nan elegan.

Pantai Ngandul Pacitan Jawa Timur
credit: instagram.com/indraiswanto84

Karakter keras bebatuan karang berselimut rimbun kehijauan benar-benar mendominasi batas alamnya, tanpa hamparan pasir. Eksotika alam pantai ini juga diperkaya oleh sungai dan air terjun seperti halnya di Pantai Banyu Tibo. Warga biasa menyebutnya Air Terjun Sungai Ngandul atau juga Langitan Ngantru.

Aktivitas Wisata Pantai Ngandul

Tertarik untuk datang? energi kegembiraan adalah hal yang perlu sobat persiapkan, karena memilih berkunjung ke pantai ini berarti bersiap melakukan penjelajahan. Idealnya, kebanyakan traveler akan memulainya dari Pantai Buyutan karena pantai inilah pintu masuk ke Pantai Ngandul.

Di sisi kiri Pantai Buyutan, temukanlah jalan setapak, ikuti dan berjalanlah pelan-pelan. Kondisi jalannya cukup bervariasi, terkadang datar, terkadang naik dan turun. Berhati-hatilah sebab jalan ini akan mengajak Anda menyusuri tebing curam yang berbatasan langsung dengan birunya lautan.

Nilai lebih dari penjelajahan sobat menuju pantai ini adalah pemandangan indah benar-benar terhampar sejauh mata memandang. Jadi, nikmatilah namun perlu hati-hati. Setelah berjalan kurang lebih 800 meter, sampailah di Pantai Ngandul. Nikmatilah apa yang tersaji dengan tetap penuh etika.

Rute Pantai Ngandul di Pacitan
credit: instagram.com/indraiswanto84

Fasilitas Wisata dan Harga Tiket

Fasilitas umumnya bisa didapati di Pantai Buyutan, itu pun belum bisa dikatakan memadai. Kalau hanya masalah konsumsi, ada beberapa warung penjual makanan dan minuman di Pantai Buyutan. Selebihnya ada juga fasilitas kamar mandi dan tentunya ada lahan parkir.

Harga Tiket Masuk Pantai Ngandul Pacitan : Untuk menikmati wisata pantai ini, hanya perlu membayar tiket di Pantai Buyutan seharga IDR 5K. Dengan harga segitu, sobat bisa menikmati kemolekan dua pantai sekaligus. Jadi, segeralah berangkat dan selamat berwisata!

Rute ke Pantai Ngandul Pacitan

Dari pusat kota Pacitan, pantai ini berjarak kurang lebih 35 kilometer dan membutuhkan sekitar 1 jam durasi perjalanan berkendara untuk sampai ke lokasi. Karena pintu masuk pantai ini menjadi satu dengan Pantai Buyutan, sobat bisa menggunakan rute menuju pantai tersebut.

Dari Pacitan, lanjutkan perjalanan mengikuti petunjuk jalan yang mengarah ke Solo. Ikuti jalan itu sampai di pertigaan setelah Pasar Punung. Di pertigaan belok kiri mengikuti arah ke Goa Gong. Lanjut mengikuti arah Pantai Klayar, kemudian ikuti petunjuk ke Pantai Buyutan. Peta Lokasi.

Pantai Jelangkung (Jolangkung) Malang - Fasilitas, Harga Tiket, Rute

Pantai Jelangkung (Jolangkung) Malang - Fasilitas, Harga Tiket, Rute

Pantai Jelangkung (Jolangkung) Malang Selatan. Kabupaten Malang benar-benar menjadi salah satu daerah di Indonesia yang telah dianugerahi keindahan alam luar biasa. Selain pegunungan, Malang juga menyimpan puluhan pantai indah yang tersebar di bagian selatannya.

Pantai Jelangkung Malang Selatan
credit: instagram.com/erni680

Salah satu pantai yang layak Anda kunjungi adalah Pantai Jolangkung atau Pantai Jelangkung. Secara administratif, lokasinya berada di Desa Gajahrejo, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Uniknya, penamaan pantai ini seolah mengabarkan kekhasan keindahan alamnya.

Tentu, ini bukanlah tentang sesuatu yang mistis oleh karena namanya Jelangkung yang lebih diasosiasikan dengan legenda makhluk halus. Perlu sobat ketahui, nama pantai ini sebenarnya adalah Jolangkung yang berarti ojo liwat atau dalam bahasa Indonesia berarti jangan melintas.

Daya Tarik Pantai Jolangkung Malang

Nama pantai ini berkaitan dengan masa lalunya yang terkenal dengan ombak yang sangat besar. Saking besarnya, gelombang ombak sampai meluber ke jalan raya. Apabila sedang pasang, siapapun dilarang melintas di jalan agar terhindar dari kemungkinan tergulung ombak.

Untuk mengabadikan larangan itu, dinamakanlah pantai ini dengan jolangkung yang kemudian terjadi pergeseran kata menjadi jelangkung. Pantai Jelangkung adalah pantai yang indah. Bahkan rona keeksotikan alamnya begitu jelas terlihat dari Jalan Lintas Selatan (JLS) Malang.

Sekilas jika sobat baru pertama kali ke pantai di Malang Selatan, Anda akan mengira bahwa pantai ini bukan berada di Kabupaten Malang. Bukan pula di Indonesia, tapi di luar negeri. Komposisi alam pantainya benar-benar mencipta pemandangan yang sempurna.

Sebelum sampai di lokasi, dari kejauhan terlihat perbukitan nan hijau di sisi kanan dan kiri membentengi Pantai Jolangkung. Sementara itu, setiap pandangan tetap bisa menikmati laut yang membiru. Dari kejauhan juga, deburan ombak terlihat besar dan meninggi.

Namun ketika jarak semakin dekat, Anda akan melihat gelombang ombak yang mengalun dengan tenangnya. Kenapa begitu? di pantainya terdapat batuan karang yang rebahan berjarak sekitar 10 meter dari bibir pantai yang menahan gempuran ombak besar yang datang.

Dengan ketinggian hanya 50 sentimeter, karang tersebut memanjang hingga 300 meter. Karang inilah yang selalu setia menahan derasnya ombak yang datang. Inilah kekhasan pantai ini, semakin cantik ketika pertahanan karang menimbulkan muncratan air yang melingkar pelan.

Fasilitas Wisata Pantai Jelangkung Malang Selatan
credit: instagram.com/fitrafputra

Aktivitas Wisata di Pantai Jelangkung

Seperti kebanyakan aktivitas di pantai yang lain, jelajah sembari mengagumi pesona alam adalah kegiatan yang menyenangkan di sini. Berjalan pelan di pasirnya dan menghayati setiap detail bagiannya. Bisa juga pergi ke atas bukit untuk melihat lanskap dari atas ketinggian.

Mengingat Pantai Jolangkung Malang hadir dengan karakteristik ombak besar yang berbahaya, berenang bukanlah aktivitas ideal. Adalah sesuatu yang artistik, jika Anda mencoba mengabadikan keberadaan dengan latar belakang bebatuan karang di saat ombak datang menghantam.

Jika terlanjur terpikat, sobat traveler bisa mendirikan tenda agar bisa lebih total mengagumi pantai ini. Hanya saja, perlu hati-hati dengan gelombang ombak yang kurang bersahabat. Pada bulan-bulan tertentu, ombaknya benar-benar menggila. Jadi, sudah semestinya Anda waspada.

Harga Tiket Masuk Pantai Jolangkung Malang
credit: instagram.com/erni680

Fasilitas Wisata di Pantai Jolangkung

Pantai Jolangkung adalah salah satu pantai di Malang Selatan yang baru saja dibuka dan fasilitas belum sepenuhnya memadai. Namun, di sekitar lokasinya sudah tersedia sejumlah warung penjual makanan dan minuman serta telah ada area parkir yang cukup luas.

Harga tiket masuk Pantai Jolangkung kurang lebih sama dengan HTM pantai-pantai lain di Malang Selatan. Untuk memasuki pantai ini, pengunjung cukup membayar tiket masuk sebesar IDR 10K. Biaya lainnya adalah untuk parkir kendaraan, kurang lebih IDR 5K.

Rute Lokasi Pantai Jelangkung Malang

Mengingat letaknya dekat dengan Jalan Lintas Selatan (JLS) Malang, akses ke pantai ini sangat mudah. Bahkan dari pinggir jalan raya tersebut, pengunjung sudah bisa menikmati pemandangannya. Pantai ini bersebelahan dengan Pantai Parangdowo, jadi bisa sekalian menjelajahi keduanya.

Apabila berangkat dari Kota Malang, langsung saja mengambil rute ke arah Pantai Sendangbiru. Kemudian, belok ke barat hingga tiba di wilayah Desa Gajahrejo. Tenang saja, sudah banyak papan penunjuk jalan ke pantai-pantai wisata yang terdapat di sekitaran JLS.

Opsi lain adalah menggunakan rute ke Pantai Balekambang melalui Gondanglegi atau Kepanjen. Lalu, melanjutkan perjalanan ke arah Bantur, menuju Balekambang. Sebelum Pantai Balekambang, terdapat perempatan. Belok kiri melalui JLS menuju ke Pantai Jolangkung. Peta Rute.

4 Pantai Indah di Malang yang Lokasinya Dekat Pantai Balekambang

4 Pantai Indah di Malang yang Lokasinya Dekat Pantai Balekambang

Pantai Balekambang adalah primadona wisata pantai di Malang. Mengunjunginya sudah menjadi syarat tak tertulis bagi siapapun yang ingin menjelajahi Pantai indah di Malang Selatan. Pantai ini indah berseri, karena terdapat pulau dengan pura di lepas pantainya, Balekambang sering dikatakan mirip dengan Tanah Lot Bali.

Jika sobat traveler pecinta pantai, kunjungilah Malang. Fokuslah meluncur ke Malang Selatan. Kunjungi Balekambang, namun pastikan durasi wisata kali ini panjang. Di dekat pantai ini juga ada setidaknya 4 pantai menawan. Beberapa di antaranya bisa ditempuh dengan jalan kaki, bayar tiket masuknya pun cuman sekali.

Karena bertetangga dengan Pantai Terkenal di Malang, jangan khawatir soal fasilitas akomodasi. Semua tersedia, termasuk kemudahan akses jalannya. Dari Malang jalanan mulus beraspal, kecuali 3-4 kilometer jika memang ingin ke empat pantainya. Berikut daftar 4 pantai indah di Malang tetangga dekat Balekambang.

Pantai Indah di Malang Dekat Balekambang

Pantai Regent (Cembirit)

Pantai Indah di Malang dekat Balekambang
credit: instagram.com/rifkydoglekk

Semua pantai dalam daftar ini indah. Pantai Regent menjadi yang pertama, karena saya memulainya dari sisi timur, sementara pantai lainnya berada di sisi barat Balekambang. Regent atau disebut juga dengan Cembirit sudah pasti indah. Pasirnya yang putih terhampar landai dan memanjang, hingga Balekambang.

Gradasi biru lautnya tanpa ujung mengabarkan betapa luasnya Samudera Indonesia (Samudera Hindia). Tidak ada yang menghalangi keindahannya, kecuali bebukit karang berbalut hijau tetumbuhan yang justru mengukuhkan pesona alamnya. Karena ini Pantai Selatan, ombaknya pun cenderung menggila.

Satu hal yang menarik dari pantai ini adalah Kondang Buntung. Sebuah muara sungai berbentuk kolam atau yang oleh orang Jawa disebut juga dengan kedung. Jika sobat menggemari fotografi, banyaknya aktivitas foto prewedding di sini, sekiranya cukup membuktikan bahwa Regent memiliki sudut-sudut yang menawan.

Lokasi: Jl. Balekambang, Balaikambang, Srigonco, Bantur, Malang, Jawa Timur 65179. Peta

Pantai Jembatan Panjang

Pantai Jembatan Panjang Malang
credit: instagram.com/yusuferoll

Dalam banyak hal, Pantai Jembatan Panjang citarasa alamnya senada dengan Balekambang. Sama-sama berpasir putih dengan pulau di lepas pantainya. Juga, sama-sama memiliki jembatan yang menghubungkan pantai dengan pulaunya. Jembatan adalah sesuatu yang ikonik di sini, namun kental nuansa mistik.

Sebagai pembeda antara keduanya, adalah volume pengunjung dan fasilitas wisatanya. Jembatan Panjang merupakan pantai sepi yang menawarkan lanskap alam asri berseri. Salah satu pantai indah di Malang dengan suasana mellow. Putih bersih pasir pantainya, menenangkan alunan ombaknya.

Sejauh ini tidak ada fasilitas di sini. Namun lokasinya berbatasan langsung dengan Balekambang yang kaya fasilitas, banyak juga varian akomodasinya. Menjelajahi keduanya hanya perlu berjalan kaki. Sama seperti Pantai Regent, Ke Jembatan Panjang, cukup membayar tiket di Balekambang.

Lokasi: Desa Sumberbening, Kecamatan Bantur, Malang, Jawa Timur 65179. Peta

Pantai Kondang Merak

Harga Tiket Masuk Kondang Merak Beach
credit: instagram.com/kondangmerakjpts

Kondang Merak adalah pantai indah di Malang yang juga sebagai salah satu pantai populer di sana. Mengunjungi pantai ini, sobat cukup belok kanan di perempatan sebelum masuk ke Pantai Balekambang. Sekitar 5 kilometer berkendara untuk sampai di lokasi. Sayangnya, akses jalan kurang memadai.

Pantai Kondang Merak membentangkan kemolekannya di sepanjang pasir putih yang terhampar sekira 800 meter. Meski agak berlumut, pantai ini kaya terumbu karang, spons dan kerang. Tidak terkecuali beragam binatang laut lainnya. Indah di permukaan pantainya, menawan pula bawah lautnya.

Lima bukit karang di lepas pantainya cukup mampu melambatkan amukan ombak. Alhasil, gelombang air pun mengalun tenang. Snorkeling, berenang atau berperahu adalah aktivitas yang wajib dipertimbangkan. Namun, pantai ini menonjolkan kuliner lautnya, pastikan Anda mencicipinya.

Lokasi: Kandangmerak, Sumberbening, Bantur, Malang, Jawa Timur 65179. Peta

Pantai Banyu Meneng

Banyu Meneng, Pantai Indah di Malang
credit: instagram.com/doliphoto

Pantai Banyu Meneng adalah pantai Malang yang lokasinya sangat dekat dengan Kondang Merak. Ini adalah pantai tenang yang ketenangan airnya telah juga diabadikan pada namanya. “banyu” berarti air dan “meneng” berarti diam. Jika terlanjur suka basah, bertahanlah di kejernihan airnya.

Bisa juga menjelajahi sekitar perairan dangkalnya. Mengolah ketakjuban pada karang-karang yang juga rimbun oleh tetumbuhan. Jika suka fotografi, pastikan siap dengan kamera. Termasuk juga bagi pecinta selfie, tidak ada yang bisa menghentikan Anda bergaya. Lakukanlah dengan tetap menjaga etika.

Pantai ini berada satu garis dengan Kondang Merak. Kecuali traveler manja, tidak ada alasan untuk tidak menjelajahi keduanya. Pantai Banyu Meneng juga merupakan tempat ideal bagi wisata keluarga, yang mana anak-anak terlibat di dalamnya. Tentu, mereka tetap perlu pengawasan orang dewasa.

Lokasi: Kandangmerak, Sumberbening, Bantur, Malang, Jawa Timur 65179. Peta