Curug Cikanteh Sukabumi, Fasilitas Wisata, Harga Tiket Masuk, Rute

Para traveler pecinta alam sudah semestinya menyambangi Sukabumi, Jawa Barat. Taman Bumi atau Geopark Ciletuh di bagian selatan kabupaten ini punya banyak spot cantik untuk dikagumi. Termasuk bagi Anda yang suka air terjun, banyak curug menawan di sana. Curug Cikanteh adalah salah satu yang mempesona.

Curug Cikanteh Ciletuh Sukabumi
credit: unsplash.com/@fadhelrabbani

Curug atau Air Terjun Cikanteh merupakan air terjun terkenal di Ciletuh Geopark Sukabumi, selain Curug Cimarinjung. Lokasinya di Desa Ciwaru, Ciemas, Sukabumi, Jawa Barat. Jika Anda punya rencana ke objek wisata alam ini, baca ulasan terkait daya tarik, fasilitas, harga tiket masuk, serta rute lokasinya di bawah ini.

Daya Tarik Curug Cikanteh di Sukabumi

Berbicara terkait Curug Cikanteh di Sukabumi otomatis kita akan membahas 3 tingkatan air terjun. Curug Cikanteh adalah air terjun paling atas dengan ketinggian kurang lebih 60 meter. Di bawahnya ada Curug Ngelay dan di tingkat terbawah ada Curug Sodong atau disebut juga Curug Sajodoh dengan 2 aliran air terjun.

Daya tarik air terjun ini telah diisyaratkan oleh namanya yang berasal dari kata "kanteh"yang berarti benang tenun. Nama ini merujuk pada luberan air dari kolam di dasar air terjun yang terlihat seperti kumpulan serat benang kapas. Cikanteh juga menjadi nama sungainya yang mengairi Curug Cikanteh dan curug yang lain.

Trekking merupakan aktivitas yang tidak bisa dihindari jika sobat ingin mengunjungi tempat wisata ini. Pasalnya, lokasi air terjunnya agak masuk ke dalam hutan. Meski begitu, pesona alam selalu menemani sepanjang perjalanan. Kurang lebih 30 menit melalui teduhnya hutan, melewati jalan bebatuan dan melintasi sungai

Suasana dan lanskap alam air terjun Cikanteh sangat menakjubkan. Banyak spot menawan yang layak diambil gambarnya, terutama bagi penyuka landscape photography. Begitu juga untuk para traveler milenial yang gemar selfie, banyak latar alam nan instagenic, khususnya latar air terjun dan tebing yang begitu megah.

Bermain air menjadi kegiatan paling menarik bagi siapa saja ketika mengunjungi air terjun. Curug Cikanteh Sukabumi punya kolam alami yang memungkinkan pengunjung bermain air. Tapi, aktivitas ini bisa berbahaya di saat debit airnya besar, biasanya musim penghujan. Bila suka berenang, lebih aman di musim kemarau

Lain halnya jika Anda hanya ingin menjelajahi alam dan bersantai menikmati pemandangan. Seperti umumnya air terjun, panorama Curug Cikanteh lebih menawan apabila debit airnya sedang besar, yakni di musim hujan. Camping juga merupakan aktivitas menarik. Anda bisa berkemah di sekitar lokasi jika menyukainya.

Fasilitas Wisata di Cikanteh Waterfall Sukabumi
credit: instagram.com/ilman_ah

Fasilitas, Harga Tiket Masuk, Jam Buka

Mengingat lokasinya yang masuk ke kawasan hutan, wisata curug ini terbilang masih alami. Oleh karenanya fasilitas wisata masih belum lengkap, berbeda dengan Curug Cimarinjung yang sudah sangat memadai. Saat ini, hanya ada jembatan untuk kemudahan akses ke air terjun serta fasilitas tempat parkir kendaraan.

Kawasan wisata alam ini masih dalam tahap pembangunan, mungkin ke depan fasilitasnya bisa lebih memadai. Untuk harga tiket masuk Curug Cikanteh, wisatawan akan membayar retribusi sebesar IDR 10K. Biaya lainnya untuk parkir kendaraan, sekitar IDR 5K. Air terjun ini buka mulai pukul 06:00 WIB hingga 18:00 WIB.

Harga Tiket Curug Cikanteh Geopark Ciletuh
credit: instagram.com/ilman_ah

Rute Lokasi Air Terjun Cikanteh Ciletuh

Secara administratif, Curug Cikanteh terletak di Dusun Cikanteh, Desa Ciwaru, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Provinsi Jawa Barat. Lihat Peta Lokasi. Jaraknya sekitar 100 kilometer atau 3-4 jam perjalanan berkendara dari pusat Kota Sukabumi. Atau, kurang lebih 6-7 jam jika berangkat dari DKI Jakarta.

Dari Sukabumi, Anda bisa berkendara menuju Ciemas melalui Cimanggu. Sampai di Ciemas, lanjutkan perjalanan menuju Cikanteh dalam waktu sekira 1 jam. Akses jalan beraspal tapi cenderung sempit. Ketika tiba di lahan parkir, perjalanan dilanjut dengan jalan kaki melalui jalan setapak dan menanjak sekitar 30 menit.