Curug Puncak Manik Ciletuh - Fasilitas Wisata, Harga Tiket, dan Rute

Taman Bumi atau Geopark Ciletuh adalah surga bagi traveler pecinta alam di Sukabumi. Dengan luas 128 ribu hektar, topografi Situs Warisan Dunia UNESCO ini begitu beragam. Tidak hanya laut dan pantai, tapi juga pegunungan dan perbukitan dengan banyak air terjun. Curug Puncak Manik adalah salah satunya.

Curug Puncak Manik Ciletuh Sukabumi
credit: instagram.com/ilman_ah

Geopark Ciletuh-Palabuhanratu merupakan destinasi wajib, terutama jika Anda menyukai wisata air terjun. Curug Cimarinjung dan Curug Cikanteh termasuk air terjun terkenal di sana. Dan tentu saja, Curug Puncak Manik yang mempesona. Tertarik mengunjunginya? baca ulasan berikut ini untuk memperkaya informasi.

Daya Tarik Wisata Curug Puncak Manik

Curug Puncak Manik adalah air terjun sebagai salah satu geosite dalam kawasan Geopark Ciletuh. Dengan tinggi yang mencapai 100 meter, Puncak Manik tampil sebagai air terjun tertinggi di Sukabumi. Demikian megah dan indah dengan nuansa dan suasana yang cenderung sejuk alami berselimutkan rindang hutan.

Bahkan, tak sedikit orang yang menyebutnya sebagai air terjun terindah di Ciletuh, berkat komposisi alam yang sangat menakjubkan. Tidak hanya menyajikan latar benteng tebing dan air terjun, di Puncak Manik juga terdapat 2 danau eksotis yang penuh misteri. Leuwi Ngoplak dan Leuwi Kaca nama danau tersebut.

Curug Puncak Manik dan segala bagian yang membentuknya memang kental dengan nilai mistis. Nama air terjun ini terkait erat dengan mitos dan sejarah di masa lalu. Salah satunya perihal istri Prabu Siliwangi, Kentring Manik yang pernah datang dan mandi di sini. Karena itu, air terjun ini dinamakan Curug Manik.

Mitos lain menyebutkan puncak air terjun ini dulunya menjadi lokasi menimbun harta karun. Masyarakat meyakini bahwa kilauan cahaya yang sering terlihat di puncak tersebut adalah cahaya dari sisa timbunan harta karun. Manik sendiri berarti perhiasan. Sehingga, air terjun ini pun dinamakan Curug Puncak Manik.

Selain itu, ada juga mitos yang menyebut curug ini pernah menjadi tempat persembunyian para prajurit, saat terjadi Babad Cirebon. Apapun yang terjadi di masa lalu, yang pasti air terjun ini menyajikan lanskap yang luar biasa dengan dua aliran air yang jatuh dalam debit yang besar, terutama di musim penghujan.

Hanya saja, butuh energi dan gairah wisata yang berlebih jika ingin mengunjungi air terjun ini. Pasalnya, kita perlu menuruni 1000 anak tangga dengan kelandaian yang bervariasi untuk sampai ke lokasi curug. Butuh trekking sekitar 30 menit atau kurang lebih 700 meter. Pertimbangkan juga mendaki saat kembali.

Harga Tiket Curug Puncak Manik Geopark Ciletuh
credit: instagram.com/ilman_ah

Fasilitas Wisata dan Harga Tiket Masuk

Sebenarnya, sebelum pandemi, Geosite Puncak Manik Sukabumi termasuk objek wisata yang terkenal dan punya fasilitas yang memadai. Terdengar kabar bahwa sejak akhir tahun 2020 pengunjungnya mulai sepi sehingga warung-warung yang sebelumnya berjejer tidak beroperasi lagi. Fasilitasnya pun tidak terawat.

Fasilitas untuk akses ke air terjun yang berupa tangga sudah banyak tertutup tetumbuhan. Semoga saja, saat Anda berkunjung ke sana sudah ada perbaikan. Kabarnya di bagian atas sudah dibenahi. Harga tiket masuk Curug Puncak Manik sejauh ini gratis. Biaya hanya untuk parkir kendaraan, sebesar IDR 5K-10K.

Rute Lokasi Curug Puncak Manik Ciletuh

Curug Puncak Manik berlokasi di Kampung Sidanghayu, Desa Cibenda, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Lihat Peta Lokasi. Lebih dari 100 kilometer atau sekitar 3-4 jam berkendara apabila Anda berangkat dari pusat Kota Sukabumi. Dari Sukabumi, Anda bisa menuju Ciemas melalui Cimanggu.

Terdapat dua pos ke Geosite Puncak Manik di Geopark Ciletuh Sukabumi. Anda bisa mencapainya dari Desa Tamanjaya, namun yang lebih populer adalah melalui Desa Cibenda karena sarana dan prasarana umumnya tersedia di desa ini. Dari Ciemas, lokasi air terjunnya masih berjarak kurang lebih 3-4 kilometer