Pura Taman Ayun Mengwi Bali - Sejarah, Daya Tarik, Fasilitas Wisata

Keindahan selalu mampu menjawab kebutuhan wisata semua orang. Dan Bali, melalui kemolekan alamnya, kecantikan arsitektur pura-puranya, maupun melalui perpaduan antara keduanya, terbukti mampu memicu decak kagum siapa saja. Pura Uluwatu, Pura Tanah Lot, dan Pura Ulun Danu Beratan terlanjur ikonik mewakili Bali. Namun, ada juga Pura Taman Ayun yang senantiasa indah, damai, dan berseri.

Pura Taman Ayun Bali
credit: Peter, CC BY-NC-ND 2.0

Pura Taman Ayun adalah pura di taman yang indah. Kurang lebih itulah makna dari namanya dan memang seperti itulah kenyataannya. Tidak hanya itu, taman dan pura ini adalah peninggalan bersejarah kerajaan Mengwi yang pada tahun 2012 ditetapkan UNESCO sebagai situs warisan budaya dunia. Pura ini termasuk dalam lanskap budaya Bali yang berkaitan dengan Subak. Artikel resminya di whc.unesco.org.

Liburan ke Bali, jangan lupa menyempatkan hadir dalam nuansa kedamaian di Taman Ayun Temple. Sobat traveler bisa mengunjunginya di Desa Mengwi, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, Bali. Sebelum benar-benar berkunjung ke sana, artikel ini akan mengajak Anda berpetualang maya. Mengetahui sejarah singkat dan daya tariknya, termasuk juga mengetahui fasilitas wisata, rute, dan harga tiket masuknya.

Sekilas Sejarah Taman Ayun Bali

Pura Taman Ayun dibangun sebagai Pura Ibu (Paibon) bagi kerajaan Mengwi yang berfungsi untuk memuja roh leluhur raja-raja. Pendirinya adalah raja Mengwi, I Gusti Agung Putu, pada tahun 1634. Sebelumnya, I Gusti Agung Putu membangun sebuah pura di utara desa Mengwi, yakni Taman Genter. Ketika Mengwi berkembang menjadi kerajaan besar, pura tersebut di pindah ke timur dan diperluas.

Pura yang diperluas itu diresmikan sebagai Pura Taman Ayun pada hari Selasa Kliwon Medangsia bulan keempat tahun 1556 Saka (1634 M). Hingga saat ini, setiap hari Selasa Kliwon wuku Medangsia menurut penanggalan Saka, di Taman Ayun digelar piodalan untuk merayakan ulang tahun berdirinya pura. Di pura ini juga terdapat meru-meru pemujaan kepada para Dewa bagi masyarakat kerajaan Mengwi.

Dalam pembangunannya, Sang Raja dibantu oleh arsitek Banyuwangi keturunan Tiongkok, Ing Khang Ghoew atau yang sering disebut I Kaco. Salah satu alasan pembangunannya adalah pura-pura di zaman itu jaraknya terlalu jauh. Karena itu, di sekitarnya dibangun pula sejumlah bangunan sebagai penyawangan (simbol) 9 pura utama di Bali, seperti Pura Besakih, Pura Ulun Danu, Pura Uluwatu, dll.

Sejarah Taman Ayun Temple Mengwi
credit: Peter, CC BY-NC-ND 2.0

Daya Tarik Pura Taman Ayun Bali

Kompleks pura menempati lahan seluas 100 x 250 m2 dan terbagi menjadi 4 bagian. Ada satu pelataran luar (jaba) dan tiga pelataran dalam, yang semakin ke dalam semakin tinggi letaknya. Dari Pelataran Jaba ada kolam beserta jembatan yang harus kita lewati jika ingin menuju pintu gerbang (gapura bentar) ke pelataran dalam. Di halaman ini, terdapat air mancur yang mengarah ke 9 arah mata angin.

Sebelum pelataran dalam selanjutnya, di sisi kanan terdapat sebuah kompleks pura kecil, yakni Pura Luhuring Purnama. Kemudian ada pintu gerbang lagi dan ketika memasukinya akan terlihat bangunan aling-aling Bale Pengubengan berhias relief Dewata Nawa Sanga (9 Dewa penjaga arah mata angin). Di sisi timurnya, ada Pura Dalem Bekak dan di pojok baratnya ada Balai Kulkul yang menjulang tinggi.

Pelataran dalam terakhir (ketiga) atau bagian yang ke empat yang letaknya paling tinggi adalah yang paling suci. Tiga pelataran dalam Taman Ayun merupakan perlambang dari tiga tingkat kosmologi dunia. Tingkat terendah sebagai dunianya manusia dan tingkat selanjutnya adalah tempat bersemanyam para dewata. Adapun tingkat terakhir melambangkan surga istana Tuhan Yang Maha Esa.

Pura Taman Ayun Mengwi Bali merupakan tempat yang indah dan sarat nuansa kedamaian. Tergambar dalam cerita kuno Adhiparwa, keseluruhan kompleks pura ini merupakan gambaran Gunung Mahameru yang mengapung di tengah lautan susu. Taman dan pura indah ini juga pernah muncul dalam acara televisi Around the World in 80 Gardens.

Fasilitas Wisata di Pura Taman Ayun
credit: David Blackwell. CC BY-ND 2.0

Fasilitas dan Harga Tiket Masuk

Fasilitas wisatanya sangat memadai, termasuk fasilitas dasar seperti toilet umum yang bersih, jajaran tempat sampah yang tertata rapi, serta lahan parkir yang luas. Untuk konsumsi, di sekitar kompleks pura juga ada rest area dengan sejumlah kantin. Adapun untuk akomodasi, ada beberapa penginapan yang lokasinya tidak terlalu jauh, meski tidak benar-benar dekat.

Keterangan Harga
HTM Wisnus IDR 10K
HTM Wisman IDR 20K
Parkir Roda 2 IDR 3K
Parkir Roda 4 IDR 5K
Note: harga tidak selalu akurat, bisa berubah sewaktu-waktu.

Rute Pura Taman Ayun Mengwi

Pura Taman Ayun beralamatkan di Jl. Ayodya, Mengwi, Kec. Mengwi, Badung, Bali. Butuh kurang lebih 30 menit atau 18 km berkendara ke arah barat dari Kota Denpasar. Anda bisa melalui Jl. HOS Cokroaminoto, Jl Raya Penarungan, atau Jl. Ahmad Yani Utara. Saran terbaik adalah menyewa mobil atau sepeda motor yang dengan mudah Anda temukan di Denpasar. Agar lebih mudah, manfaatkan peta lokasi Di sini.

0 Comments

Posting Komentar