Museum Sejarah Jakarta - Fasilitas Wisata, Harga Tiket & Jam Buka

Kawasan Kota Tua merupakan tujuan wisata populer di DKI Jakarta. Setidaknya 30 bangunan bersejarah tersebar di wilayahnya. Dari sekian bangunan di Kota Tua, Museum Sejarah Jakarta tampil ikonik di pusat kemeriahan kawasan itu. Berada di Taman Fatahillah, karena itu terkadang disebut juga Museum Fatahillah.

Museum Sejarah Jakarta
credit: Kars Alfrink, CC BY 2.0

Daya Tarik Museum Sejarah Jakarta

Berada di bangunan bersejarah berarsitektur neoklasik, Museum Fatahillah atau Museum Sejarah Jakarta hadir sebagai tempat terbaik bagi siapapun yang ingin mengetahui sejarah Jakarta. Bangunannya sendiri adalah bekas Balai Kota Batavia yang telah ada sejak tahun 1707. Museum yang saat ini, diresmikan 1974.

Awalnya, museum ini hanyalah memamerkan benda-benda yang terkait atau yang berasal dari periode Batavia. Seiring perkembangan, koleksinya pun semakin lengkap. Bahkan, di museum ini pengunjung bisa mendapatkan informasi berkaitan dengan sejarah Jakarta, mulai dari masa prasejarah hingga sekarang.

Selain info perjalanan panjang sejarah kota Jakarta, di museum ini juga terdapat replika peninggalan era Tarumanegara dan Pajajaran. Juga, hasil penggalian arkeologi di Jakarta, keramik, gerabah, dan batu prasasti. Ada juga mebel antik perpaduan gaya Tiongkok, Eropa, dan Indonesia yang berasal dari abad 17-19.

Koleksinya juga mencakup informasi terkait kebudayaan Betawi, numismatik, becak. Dan banyak lagi, termasuk meriam Si Jagur yang dianggap magis. Menariknya, di museum ini terdapat penjara bawah tanah peninggalan Belanda. Dalam sejarah, Untung Suropati dan Pangeran Diponegoro pernah dipenjara di sini.

Sebagai objek wisata edukasi, semua koleksi di Museum Fatahillah tersaji sedemikian rupa dalam bentuk yang rekreatif. Pengunjung bisa menikmati koleksi museum di beberapa ruangan, di Ruang Prasejarah Jakarta, Ruang Tarumanegara, Ruang Jayakarta, Ruang Fatahillah, Ruang Sultan Agung, dan Ruang Batavia.

Karena berada di pusat kawasan wisata Kota Tua Jakarta, aktivitas wisatawan di sini bisa sangat beragam. Selain masuk ke Museum Sejarah Jakarta, Kota Tua adalah salah satu tempat jalan-jalan favorit di Jakarta. Anda bisa menikmati renyahnya suasana, bersantai, atau melebar ke beberapa museum sekaligus.

Jika Anda datang secara berkelompok, minimal 20 orang, ada juga opsi Wisata Kampung Tua, Jelajah Malam Museum, dan Nonton Bareng Film-film Jadul. Selebihnya ada Workshop Sketsa Gedung Tua untuk minimal 10 orang, Pentas Seni ala Jakarta, hingga kunjungan ala Tentara Indonesia. Dan, masih banyak lagi.

Harga Tiket Masuk Museum Sejarah Jakarta
credit: unsplash.com/@herueess

Harga Tiket Masuk dan Jam Buka

Keterangan Harga Tiket
Dewasa Rp 5.000
Mahasiswa Rp 3.000
Anak-anak/Pelajar Rp 2.000
Rombongan (minim 30org) Dewasa Rp 3.375
  Mahasiswa Rp 2.250
  Anak-anak/Pelajar Rp 1.500
Jam Operasional: Selasa-Minggu 08.00-17.00
Fasilitas Wisata di Museum Fatahillah Jakarta
credit: unsplash.com/@visualbywahyu

Fasilitas dan Rute Museum Fatahillah

Museum Sejarah Jakarta Kota Tua memiliki fasilitas memadai. Ada perpustakaan yang mengoleksi buku-buku jadul. Selebihnya, tersedia kantin, toko suvenir, mushola, taman dalam, ruang pertemuan dan pameran, serta cinema Fatahillah. Toilet portable dan akses Wi-Fi gratis tersedia di kawasan wisata Kota Tua.

Secara administratif Museum Fatahillah beralamat di Jl. Taman Fatahillah No.1, Pinangsia, Tamansari, Jakarta Barat. Lahan parkir terpadu yang terdekat bisa Anda temukan di kawasan Taman Kota Intan di Jalan Cengkeh. Dengan tarif parkir resmi, area parkir tersebut dapat menampung motor, mobil, hingga bus.

Untuk mencapai Kota Tua Jakarta, banyak angkutan umum berupa mikrolet jurusan Kota, dari Tanah Abang, Pasar Senen, Grogol, Pulogadung, Tanjung Priok, Pasar Baru, Cengkareng, dan Kapuk Kamal. Bisa juga naik Busway (Transjakarta) di Koridor 1 (Blok M-Kota) atau naik KRL (Bogor-Bekasi-Kota). Peta Lokasi


EmoticonEmoticon