Danau Tanralili Gowa - Daya Tarik, Fasilitas, Harga Tiket Masuk, Rute

Indonesia memanjakan para traveler pecinta alam sedemikian rupa. Pulau dengan pantai dan baharinya, pegunungan dengan air terjun dan danaunya. Tersebar di semua wilayahnya, termasuk di Gowa, Sulawesi Selatan. Selain Malino dan Air Terjun Parangloe, di sana juga ada wisata Danau Tanralili yang mempesona.

Danau Tanralili Gowa Sulawesi Selatan
credit: instagram.com/uchenklandscape

Khususnya bagi para traveler yang gemar mendaki, danau ini wajib dikunjungi. Lokasinya berada di kaki Gunung Bawakaraeng yang menjulang tinggi. Lebih tepatnya berlokasi di Desa Manimbahoi, Parigi, Gowa, Sulawesi Selatan. Sebelum pergi ke Danau Tanralili, perkaya informasi dengan membaca ulasan berikut ini.

Daya Tarik Wisata Danau Tanralili

Danau Tanralili adalah sebuah danau tenang yang berada pada ketinggian 1454 Mdpl. Danau ini termasuk objek wisata alam baru di Gowa karena memang baru terbentuk kisaran tahun 2003. Longsor besar yang terjadi di Gunung Bawakaraeng menyisakan sebuah cekungan yang dalam hingga terbentuklah danau ini.

Anda pernah mendengar atau mengunjungi Danau Ranu Kumbolo di Gunung Semeru, Jawa Timur? suasana dan pemandangan Danau Tanralili Gowa sekilas mirip dengan danau di gunung tertinggi di Jawa tersebut. Oleh karena itu, tak sedikit yang menyebut danau ini sebagai Danau Ranu Kumbolo-nya Sulawesi Selatan.

Nuansa kedamaian begitu kental di sini. Lanskapnya cenderung eksotis dengan telaga jernih yang cukup luas berlatarkan hijau lembah dan pegunungan yang mengelilinginya. Keindahannya semakin maksimal dari atas ketinggian. Danau ini sangat cocok bagi traveler yang suka mendaki dan camping di alam bebas.

Dengan camping mendirikan tenda di Danau Tanralili, Anda bisa sepenuhnya menikmati keindahan yang selalu berubah seiring bergulirnya waktu. Menyaksikan moleknya sunset saat senja menjelang, bersantai dan bercengkerama bersama sahabat saat malam tiba ditemani api unggun yang menghangatkan badan.

Bila beruntung, langit malam terkadang menyajikan milky way yang menakjubkan. Sedangkan ketika pagi menyapa, momen sunrise menawarkan lanskap yang berbeda. Aktivitas camping sangat menyenangkan bagi para pecinta alam. Terlebih lahan campingnya cukup luas dan bisa mendirikan tenda dengan bebas.

Selama camping, banyak kegiatan menarik kecuali berenang di danau. Jika suka landscape photography, banyak spot yang layak diabadikan. Termasuk bagi penggemar selfie, jelajahi sekitar untuk menemukan spot foto terbaik. Bahkan selama trekking ke danau ini, keindahan senantiasa tersaji di sepanjang jalan.

Fasilitas Wisata Tanralili Lake Gowa Sulsel
credit: instagram.com/uchenklandscape

Fasilitas dan Harga Tiket Masuk

Fasilitas wisata berupa basecamp dan tempat parkir kendaraan tersedia di Desa Lengkese. Ini adalah desa terakhir dan tempat registrasi untuk memulai pendakian ke Danau Tanralili. Biaya pendaftaran sebesar Rp 5.000 plus parkir Rp 5.000. Di sini, Anda bisa mempersiapkan logistik sesuai kebutuhan selama pendakian.

Dalam proses registrasi, biasanya Anda akan mendapat selembar kantong sampah karena semua pendaki wajib membawa sampahnya kembali ketika pulang dari danau. Sumber air jernih melimpah di sepanjang rute pendakian. Sementara itu, fasilitas wisata yang ada di kawasan danau sejauh ini hanya berupa toilet seadanya.

Harga Tiket Masuk Danau Tanralili di Gowa
credit: instagram.com/uchenklandscape

Rute Lokasi Danau Tanralili Gowa

Secara administratif, objek wisata Danau Tanralili Gowa beralamat di Desa Manimbahoi, Kecamatan Parigi, Kabupaten Gowa, Provinsi Sulawesi Selatan. Gerbang pendakian danau ini berjarak sekitar 68 kilometer atau 2 jam perjalanan berkendara dari Kota Makassar. Untuk mempermudah manfaatkanlah Peta Lokasi.

Durasi pendakian akan memakan waktu kurang lebih 2-3 jam. Bermula dari trekking melalui jalan setapak dan melintasi telaga kecil hingga jalan berbatu yang cenderung terbuka sehingga sangat terik di siang hari. Terdapat persimpangan setelah kurang lebih 30 menit perjalanan. Ikuti petunjuk arah ke danau ini.

Trekking ke Danau Tanralili akan melalui beberapa tanjakan dan turunan yang lumayan terjal dan berbatu. Kondisinya lebih parah di musim penghujan karena becek. Namun, indahnya pemandangan alam lembah dan bukit beserta aliran sungai di bawahnya bisa menjadi penghibur hingga Anda tiba di lokasi danaunya.